BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Tabuhan drum band menggema di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Minggu sore (23/4). Diiringi sorak-sorai, yel-yel dan nyanyian lagu kebesaran, sekitar 15.000 suporter setia Persibo Bojonegoro, Boromania, memadati stadion yang terletak di Desa Campurejo itu.
Mereka tengah menyaksikan Persibo menjalani laga persahabatan menjamu Persema Malang. Laga pemanasan jelang bergulirnya liga 3 itu berjalan panas dan ketat. Ditambah atmosfer suporter tuan rumah sangat membahana, sehingga pertandingan berjalan menarik dan seru.
Baca Juga: Anniversary 97, Persebaya Undang Persibo di GBT, Eko Setyawan: Kita Bawa Pemain Baru
Pertandingan itu dimenangi Persibo dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol laskar Angling Darma dicetak Aldo lewat titik putih di menit 85. Tiga menit sebelumnya, Persema juga mendapat penalti. Namun, gagal dieksekusi dengan baik, setelah kiper Persibo Tonsi mampu menepis bola.
Juru taktik Persibo, I Putu Gede ditemui usai pertandingan mengatakan bahwa permainan anak asuhnya sudah mengalami perkembangan. Menurutnya, para pemain tampil baik sepanjang 90 menit, meski masih tumpul pada finishing touch.
Baca Juga: Menang Tipis 0-1 atas Pekanbaru, Persibo Bojonegoro Lolos ke Liga 2
"Maklum, karena terbatasnya waktu, kami belum sempat melatih anak-anak dalam finishing touch. Tapi mereka sudah bermain bagus. Setelah ini kita akan sempurnakan lagi," ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa 25 pemain Persibo yang ada saat ini adalah pemain lokal Bojonegoro. Meski begitu, ia menilai bahwa rata-rata pemain mempunyai skill yang sangat bagus dan punya potensi menjadi pemain nasional.
"Tadi mereka masih banyak yang terlihat nervous. Maklum, karena mereka baru pertama bermain di hadapan ribuan suporter. Tapi ke depan saya yakin mereka akan lebih baik lagi. Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh Boromania, saya salut dengan suporter Persibo" tuturnya.
Baca Juga: Dua Tim Wakil Jatim Lolos 8 Besar Liga 3, Selangkah Lagi menuju Liga 2
Dalam pertandingan sore tadi, panitia pelaksana pertandingan menyediakan 13.000 lembar tiket. Seluruh tiket terjual habis sejak siang. Bahkan, suporter yang belum bisa masuk ke dalam stadion berkapasitas 15.000 orang itu masih sekitar 3.000-an. Mereka tertahan di luar stadion hingga jeda pertandingan babak pertama. Mereka akhirnya bisa masuk setelah seluruh pintu dibuka oleh aparat kepolisian. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News