BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Persibo Bojonegoro berhasil menjungkalkan tamunya Bumi Wali FC Tuban dalam laga perdana Liga 3 yang digelar di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Rabu sore (10/5). Gol pasukan Laskar Angling Dharma lahir di menit 20 babak pertama melalui bola mati yang dieksekusi oleh M. Irawan. Skor 1-0 bertahan hingga akhir laga.
Pantauan Bangsaonline.com, pertandingan itu berjalan panas sejak peluit dibunyikan. Sempat ada insiden saling dorong antar pemain. Protes keras juga kerap dilakukan oleh official Bumi Wali FC kepada wasit. Begitu juga kedua tim saling melanggar.
Bahkan, sempat terjadi baku hantam antar pemain. Beruntung, peristiwa itu segera berhasil diredam oleh aparat keamanan. Hingga akhir laga, tiga kartu merah dikeluarkan oleh wasit yang memimpin pertandingan.
Asisten Pelatih Bumi Wali FC, Didik Maryadi saat jumpa pers mengatakan, pihaknya menyesalkan sikap wasit, khususnya asisten 2 yang tidak mengesahkan gol pemainnya. "Bola sudah melewati garis gawang Persibo, tapi menurut pandangan wasit bola belum melewati garis," terangnya.
"Selain itu juga ada dugaan aksi pemukulan yang dilakukan oleh pelatih Persibo kepada pemain kami yang mengenai perut," katanya.
Sementara itu, pelatih Persibo, I Putu Gede saat dikonfirmasi mengenai dugaan pemukulan tersebut membantahnya. Dia berdalih hanya mendorong pemain Tuban supaya menjauh dan menghentikan perkelahian dengan pemain Persibo. "Kalau saya pukul pasti sudah jatuh bos," katanya kepada wartawan.
Dalam pertandingan tersebut, ia bersyukur anak asuhnya mampu bermain bagus dan berhasil meraup tiga poin penuh. Tiga poin menjadi modal berharga anak asuhnya dalam lawatannya ke beberapa tim di group F Liga 3 Kapal Api. (nur/rev)