Aksi teatrikal para pendemo. Foto:muhammad syafii/BANGSAONLINE
JOMBANG (bangsaonline) - Seratusan orang dari Aliansi Merah Putih Peduli Palestina menggelar aksi solidaritas atas tragedi kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina, Senin (14/7). Dalam aksinya, massa menggelar longmarch, orasi, teatrikal dan salat Ghaib.
Di sisi lain, seorang demonstran mengaku siap dikirim ke jalur Gaza untuk menjadi relawan. Perempuan bernama Siti Munawaroh itu menyatakan siap dengan segala resiko yang akan ditanggung jika berangkat ke Palestina.
BACA JUGA:
- Kunjungi Amanatul Ummah, Kementerian Pendidikan Palestina: Mereka Bunuh Kami Karena Belum Beradab
- Jelang Ramadan, Polisi Israel Tangkap Imam Masjidil Aqsha
- Dilepas Gubernur Khofifah, Ride for Palestine 2025 Bawa Pesan Kemanusiaan dari Surabaya ke Kemenlu
- HUT ke-80 RI, Baznas Terjunkan Bantuan Seberat 80 Ton ke Gaza Lewat Airdrop
Bagi dia, penderitaan warga Palestina sangat memilukan, sehingga dirinya pun siap jika dikirim menjadi relawan. "Dengan segala resiko saya siap jadi relawan untuk berangkat kesana (Palestina, red)," kata Siti Munawaroh, ditemui seusai aksi.
Aksi massa dimulai sekitar sekitar pukul 14.00 WIB, di mana massa terlebih dahulu berkumpul di alun-alun Jombang. Demonstran yang berasal dari kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Bulan Tsabit Merah Indonesia (BSMI), serta ormas Pemuda Pancasila selanjutnya membentuk barisan dan menggelar longmarch menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang.
Sepanjang jalan menuju gedung DPRD Jombang, massa terus melakukan orasi terkait agresi tentara israel terhadap warga Palestina di jalur Gaza. Menurut para demosntran, perilaku Israel adalah bentuk kejahatan kemanusiaan. "Mengapa kita harus membela Palestina adalah karena kita manusia. Apa yang terjadi di Palestina telah mengusik sisi kemanusiaan kita," seru orator aksi.
Massa selanjutnya menggelar orasi di depan DPRD Jombang disambung dengan teatrikal kekejaman Israel serta pembakaran replika bendera Israel. Aksi tersebut diakhiri dengan sholat ghaib yang dipimpin ustadz Hannan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




