
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bakal calon wali kota Kediri, Samsul Ashar, kemungkinan besar akan diduetkan dengan Sujono Teguh Wijaya. Kedua Bacalon ini diduetkan setelah hanya tinggal dua Bacalon yang mendaftar melalui beberapa partai politik.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gus Sunoto mengatakan, pihaknya terpaksa menggandengkan dua orang yang awalnya sama-sama mendaftar sebagai bakal calon wali kota ini, karena adanya kesepakatan partai koalisi dan juga kemauan keduanya.
"Beberapa waktu lalu keduanya saya panggil dan sepakat Pak Samsul calon wali kota dan Pak Jono wakilnya," ujarnya, Jumat (1/9).
Langkah selanjutnya, kata Gus Sunoto, sesuai jadwal, untuk lebih mematangkan keduanya, Sabtu (2/9) akan menjalani fit and proper test di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
"Besok keduanya akan menjalani fit and proper test di kantor DPD," ujar dia.
Namun, sebelum fit and proper test, Pak Dokter -sebutan Samsul Ashar- dan Pak Jono -sebutan Sujono Teguh Wijaya- terlebih dahulu kembali dipanggil ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jumat (1/9) sore.
"Sebelum ke DPD, setelah shalat Jumat, keduanya saya panggil lagi untuk mematangkan visi dan misi," beber dia.
Disinggung kemungkinan formasi akan berubah setelah fit and propertest di DPD dan DPP akan berubah, Gus Sunoto mengaku kemungkinan bisa saja terjadi.
"Kalau setelah fit and proper test nanti DPD maupun DPP menghendaki formasi berubah ya bisa saja terjadi. Namun yang pasti usulan DPC tetap Pak Samsul calon wali kotanya dan Pak Jono wakilnya," terang dia.
Disinggung bakal calon wakil wali kota Fatmawati, Gus Sunoto mengaku belum menerima surat pengunduran diri secara resmi. Artinya, pihaknya juga tetap memanggilnya untuk menjalani fit and proper test. "Berkali-kali saya panggil tidak pernah datang," ujar dia.
Dengan diduetkan mantan wali kota Samsul Ashar dengan anggota DPRD Sujono Teguh Wijaya, kata Gus Sunoto, koalisi untuk mengusung keduanya semakin banyak.
"Koalisi kami ada PDI Perjuangan, PKB, Nasdem dan Golkar. Ada salah satu partai lagi yang kelihatannya juga ingin gabung. Tapi sejauh ini masih sebatas komunikasi," pungkas dia. (rif/ns)