Pelaku (kiri) saat diinterogasi petugas.
“Gerak-gerik tersangka terpantau anggota saat meranjau di Sidoarjo,” ucap perwira polisi dengan satu melati di pundak itu.
Rudi pun sempat dibuntuti. Termasuk ketika mengambil SS di depan SPBU Simo Pomahan untuk kali kedua. Tapi, petugas tidak bisa langsung meringkusnya karena sempat kehilangan jejak.
“Salah satu informan kami justru memberi laporan bahwa orang dengan ciri-ciri mirip tersangka melaju ke arah Malang,” kata Sugeng.
Tim lain yang siaga di Kota Delta lantas dikerahkan untuk mengejar. Rudi akhirnya terlihat di pinggir Jalan Bandaran, Gempol. Kepalanya celingukan sembari memasukkan sesuatu ke tong sampah. “Ternyata sabu-sabu yang mau kembali diranjau,” ujarnya.
Beratnya lumayan. Hasil timbangan menunjukkan bahwa jumlah SS adalah 4,07. “Kalau diuangkan hampir Rp 5 juta. Dengan asumsi sabu-sabu per gram di pasaran adalah Rp 1,2 juta,” lanjutnya.
Sugeng mengatakan masih akan mendalami keterangan tersangka agar kasus itu bisa berkembang. Dia optimis mampu membekuk pengedar dan calon pembeli SS tersebut.
“Jelang tahun baru biasanya peredaran narkoba meningkat. Jadi, harus diantisipasi sejak awal,” kata polisi asal Mojokerto tersebut. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




