Ketiga paslon Pilwali Malang menunjuukkan nomor urut hasil undian.
MALANG, BANGSAONLINE.com - Pengambilan nomer urut pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang yang diadakan KPU Kota Malang, Selasa (13/02) malam, di Hotel Harris disemarakkan dengan adu teriakan yel-yel dari masing-masing pendukung.
Dalam pengambilan nomer urut, paslon Anton-Samsul (ASIK) mendapatkan nomer urut 2, Sutiaji-Sofyan Edi (SAE) mendapatkan nomor 3, sementara paslon Nanda-Wan Edi (MeNaWan) mendapat nomor 1.
BACA JUGA:
- Dugaan Jual Beli Proyek di Pemkab Mengalir ke Pilwali Malang, LIRA Siap Lapor ke APH
- Paslon Wali Kota dan Wawali Malang Terpilih Diminta Sabar Tunggu Proses Hukum di MK Selesai
- Jelang Putusan MK soal Pilkada 2024, Aliansi Rakyat Kota Malang Pro-Demokrasi Gelar Aksi Damai
- Ketua KPU Kota Malang Sebut Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 Turun
Anton mengaku bahwa nomor 2 sudah sesuai harapan. Menurutnya, angka 2 adalah sistematis yang patut dimenangkan, karena melanjutkan periode sebelumnya sebagai tanda kemenangan yang nyata.
Hal senada dilontarkan paslon SAE, Sutiaji. Kata dia nomer urut 3 merupakan angka keberkahan sekaligus angka kemenangan. "Pilkada sebelumnya dapat nomer terakhir yakni 6, akhirnya Allah menakdirkan menang. Demikian halnya saat ini, semoga Allah SWT menakdirkan dengan kemenangan pula. Paslon ke depannya mesti kompak, rukun, sejalan penuh dengan ke saenan dan kebaikan, maka akan berbuah kemenangan," tandasnya.
Sedangkan Nanda menuturkan, perolehan nomer 7 secara bahasa Jawa nomer tujuh (7) adalah Pitu (7), merupakan pitulungan dari Allah swt. Dan nomer urut paslon 1 adalah atas izin dan takdirnya Allah swt.
"Kita turut mentauhidkan Allah. Pertanda Allah swt memberikan yang terbaik, dan membukan pintu kemenangan yang sangat jelas nantinya, memenangi Pilwali 2018," tuturnya. (iwa/thu/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




