Kapolda Jatim saat turun ke lapangan.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Machfud Arifin mengingatkan kepada para korban banjir di Bojonegoro agar menjaga kesehatan.
Menurutnya, pasca terjadi banjir banyak penyakit yang mudah menyerang, salah satunya adalah penyakit gatal-gatal dan diare. Sehingga bantuan yang paling penting kepada masyarakat adalah bantuan medis.
BACA JUGA:
- Wisatawan Jatim Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Ketat Pasca Operasi Ketupat
- Safari Ramadhan di Mapolda Jatim, Kapolri Jamin Stok BBM Subsidi Aman Jelang Idulfitri
- Panen Jagung di Banyuwangi, Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jaga Ketahanan Pangan
- Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Jatim Anugerahkan Satyalancana
"Bantuan medis yang paling penting selama pasca banjir ini," ungkap Kapolda saat mengunjungi rumah korban banjir luapan air Sungai Bengawan Solo di Kelurahan Ledok Wetan, Supriyadi (65) yang rumahnya roboh akibat banjir, Selasa (27/2).
Sebelum ke Bojonegoro, Kapolda juga memantau kondisi banjir di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Kemudian kunjungan dilanjutkan ke Bojonegoro dan diteruskan ke Kabupaten Lamongan.
"Di Lamongan akibat luapan banjir merusak jalur jalan pantura, sehingga harus dibangun saluran irigasi," ungkapnya.
Setelah adanya kunjungan ini Kapolda mengatakan akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi banjir.
"Meskipun banyak terjadi bencana di Jawa Timur, tapi bisa diatasi, jadi belum masuk dalam siaga bencana," pungkasnya. (nur/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






