Petugas Polsek Kendal menunjukkan kabel yang terkelupas.
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Nahas dialami Sumadi (32), warga Desa Majasem, Kecamatan Kendal. Ia meninggal dunia akibat tersengat listrik, Selasa (10/4) kemarin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar jam 15.30 WIB. Saat itu Sumadi sedang membuat almari dari bahan kayu. Saat mengerjakan lemari, korban memakai peralatan dari listrik guna menghaluskan papan kayu.
BACA JUGA:
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
- Gandeng Kejari, Pemkab Ngawi Perkuat Payung Hukum Program Strategis Daerah
Tanpa diduga dan diketahui oleh korban, ternyata ada kabel dari alat penghalus tersebut yang terkelupas. Apes, kabel yang terkelupas itu tak sengaja mengenai korban.
Korban sempat menjerit dan didengar oleh orang tuanya saat tersengat. Mendengar ada yang menjerit, membuat ayah korban, Sikun (60) langsung mendatangi sumber suara tersebut. Setelah dicek, ternyata anaknya sudah tergeletak.
Dengan inisiatif untuk memberikan pertolongan pertama, Sikun dibantu tetangganya melarikan korban ke rumah bidan yang tidak jauh dari rumah korban. "Saya mendengar ada orang menjerit bersamaan dengan bunyi alat profil, lalu saya keluar anak saya sudah tergeletak terlentang," jelas Sikun, orang tua korban pada BANGSAONLINE.com.
Sayang, nyawa korban sudah tidak tertolong begitu sampai di bidan setempat. Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke kantor Polsek Kendal.
Begitu mendapatkan laporan, anggota Polsek Kendal langsung melakukan olah TKP di rumah korban. Namun, keluarga korban keberatan jenazah Sumadi dilakukan autopsi sehingga pihak keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah. (nal/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




