Jawara Robot, Lebih Asyik Isi Liburan dengan Kegiatan Robotic

Jawara Robot, Lebih Asyik Isi Liburan dengan Kegiatan Robotic Sang jawara. foto: istimewa

“Bagi saya, justru anak muda itu harus produktif. Kalau Cuma buang-buang waktu, senang-senang melulu kan tidak ada pengalaman. Bahkan kalau sebagai mahasiswa juga cuma belajar-kuliah-belajar-kuliah, itu kan juga kurang pengalaman nantinya.”

Eko mengungkapkan bahwa ketika ia merasa hilang semangat, ia selalu memotivasi dirinya dengan keingnan untuk membanggakan orang tua dan juga negaranya. “Yang menjadi penyemangat kami itu, keinginan untuk naik ke atas podium dan mendengarkan lagu Indonesia Raya dikumandangkan di negeri orang. Dan ketika kami berhasil pulang bawa medali emas, wah itu tak terbayangkan rasanya ketika kami bisa membanggakan orang tua kami,”

Eko mengungkapkan bahwa potensi Indonesia di bidang teknologi, khususnya robotik tidak kalah jauh dibanding negara lain. Bahkan dengan yakin ia menyatakan bahwa Indonesia punya potensi jauh lebih baik dari sekian negara di ASEAN. Ia mengatakan bahwa Bidang robotik indonesia, kita itu gak kalah dibanding negara lain. Bahkan ketika di ajang Worldskills Competition Abu Dhabi 2017, Indonesia berhasil melampaui Jerman yang sebenarnya kemajuan teknologinya lebih maju dari Indonesia.

“Potensinya luar biasa, kurang adanya dukungan dari pemerintah. Dalam bidang robotik ini sangata penting untuk kemajuan bidang industri, yang sekarang itu semua sudah serba otomatis dan bisa diakses di mana aja. Dengan adanya pemuda-pemuda di Indonesia yang punya kemampuan seperti ini nantinya Indonesia, khususnya di bidang industri akan mengalami kemajuan,” ujar dia.

Mahasiswa yang juga disibukkan oleh program magang ini juga berharap bahwa kedepannya pemerintah semakin mendukung generasi muda Indonesia dalam bidang apapun, khususnya bidang teknologi, “Kedepannya, ingin masuk ke bidang Industri gitu. Karena kemarin yang kita buat itu belum 100% kita masukkan industri karena emang standarisasinya belum ada, dan kalau mau masuk industri itu harus melalui standarissi dulu kan. Mungkin kedepannya dipermudah untuk perizinan, sertifikasi alat yang kita mau pakek di Industri, kalau diimplementasikan di negara sendiri dengan kualitas yang bagus kenapa harus dipersulit,”

Saat ini Eko dan Andy berkuliah di jurusan Mekatronika angkatan 2015, di Polikteknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). (*)

Sumber: *Renny Ambar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO