Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan mantan Menteri Pemuda dan Olah raga Andi Alfian Mallarangeng dalam acara Partai Demokrat. Foto: rimanews.com
'Saat itu saya juga antar Pak Nazar kesitu (Hotel). Saya lihat dari pintu, uang lagi pada dihitung," kata Iwan.
Muhammad Nazaruddin sendiri sebelumnya diungkapkan saksi Nuril, bermain tiga kaki di kongres Partai Demokrat tahun 2010.
Menurut mantan tenaga ahli Nazaruddin di DPR itu, Nazaruddin sejak awal sudah mengincar posisi Bendara Umum.
Karena itu, dari tiga kandidat calon ketua umum yakni Andi Alifian Mallarangeng, Anas Urbaningrum dan Marzuki Aie, dibantu Nazaruddin dalam hal pendanaan.
Keterangan tersebut juga dikuatkan oleh saksi lainnya seperti mantan Direktur Marketing Mindo Rosalina Manullang. Adapun Ibas saat kongres menjadi tim sukses Andi Mallarangeng.
Walau demikian, Nazaruddin dalam persidangan justru membantah semua keterangan saksi-saksi tersebut. Menurut Nazaruddin, kalau Andi yang menang saat itu, Hartati Murdaya yang akan menjadi bendahara umumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




