Plh Gubernur Jatim H Akhmad Sukardi berjalan bersama dengan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin serta Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland mengibaskan bendera start sebagai tanda di berangkatkannya mudik gratis 2018 yang di gagas oleh Jasa Raharja Jawa Timur di lapangan Kodam V Brawijaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pelaksana harian (Plh) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Akhmad Sukardi bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, dan Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland melepas 2.500 pemudik tujuan 4 provinsi, di antaranya Jatim, Jateng, Jabar, dan DI Yogyakarta.
Pelepasan Mudik Bareng Guyub Rukun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dilaksanakan di halaman Makodam V Brawijaya, Surabaya, Rabu (13/6) pagi.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
Dalam sambutannya, Akhmad Sukardi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Prov. Jatim ini menyampaikan rasa terima kasih kepada BUMN yang telah peduli menyediakan sarana bagi masyarakat pemudik.
Khusus kepada pengemudi atau sopir bis, Akhmad Sukardi meminta agar mereka senantiasa mematuhi dan mentaati setiap rambu-rambu lalu lintas di jalan raya, agar tidak menyulitkan aparat keamanan. Tak lupa, sebelum berangkat dirinya menganjurkan agar mereka berdoa bersama untuk keselamatan hingga lancar sampai tujuan.
"Terpenting pesan saya, sebelum berangkat para driver harus berdoa, dan hati-hati di jalan serta mentaati rambu-rambu lalu lintas sehingga tidak menyulitkan aparat petugas keamanan di jalan raya," tegasnya.
Kepada penumpang, ia berpesan agar tidak perlu memakai perhiasan berlebihan. Dan juga, setibanya di kampung halaman atau desa pada saat bertemu dengan kerabat maupun saudara untuk memberikan pengaruh positif.
"Bagi pemudik, saya imbau agar hindari memakai perhiasan yang berlebihan, karena bisa mengundang kejahatan. Ketika sudah sampai di desa, beri pengaruh positif kepada sanak saudara tentang kehadiran di sana," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




