SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Kabupaten Sidoarjo siap memberikan solusi persoalan transportasi dan tidak hanya mengkritik.
Penegasan ini oleh disampaikan oleh Ketua MTI Kabupaten Sidoarjo periode 2018-2021, M Franki Efendi, usai dilantik bersama pengurus lainnya, di Pendopo Delta Wibawa, Senin (25/6).
Baca Juga: The Sukudalu, Band Asal Sidoarjo yang Konsisten di Jalur Musik Indie
"Kita ingin memberikan solusi yang baik, selain kritikan membangun seputar persoalan trasportasi masyarakat," tandasnya. Franki juga menegaskan, pihaknya memiliki semangat baru seiring dengan kepengurusan baru MTI yang 40 persen merupakan wajah baru dan diantaranya ada unsur birokrasi.
Kepengurusan MTI Sidoarjo dikukuhkan oleh Ketua Presidium MTI Jatim Dr Wachid Wahyudi. Dalam kesempatan ini, Wachid menyatakan MTI Sidoarjo memiliki peran strategis karena Sidoarjo juga memiliki nilai strategis sebagai penyangga kota Surabaya yang merupakan ibukota Jatim.
Pelantikan pengurus MTI Sidoarjo ini tergolong istimewa karena dihadiri langsung oleh Ketua MTI Pusat, Prof Agus Taufik Mulyono dan sejumlah pengurus MTI pusat.
Baca Juga: Fandi Utomo Diminta Jadi Bupati sidoarjo
Dalam sambutannya, Prof Agus meminta agar MTI tidak dijadikan alat untuk berpolitik dan mencari jabatan. "MTI itu netral," tandasnya.
Dia juga menegaskan MTI tidak punya apa-apa, hanya punya tenaga dan pikiran yang siap disumbangkan terkait persoalan transportasi.
Sementara itu, Bupati H Saiful Ilah berharap MTI bisa berkontribusi pada pembangunan transportasi di Kabupaten Sidoarjo. (sta/ian)
Baca Juga: Masih Banyak Bus yang Turunkan Penumpang di Luar Terminal, Petugas Gabungan Lakukan Penertiban
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News