Ilustrasi
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah mendadak membatalkan menaikan harga premium menjadi Rp 7.000 per liter. Hal itu dibenarkan Setyawan, pemilik SPBU terbesar di Pacitan, setelah mendapatkan informasi pasti dari pihak Pertamina.
"Pemerintah akhirnya membatalkan rencana kenaikan premium. Sehingga saat ini harga premium masih tetap di Rp 6.550 per liter," ujarnya, Rabu (10/10) sore.
BACA JUGA:
- Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp18.036, Terjepit Konflik Timur Tengah dan Proyeksi OECD
- Rupiah Dijaga Melalui Langkah Terukur dan Penguatan Fundamental Ekonomi
- Per Hari Ini, Harga Pertamax Turbo Naik, Pertamina Dex Turun, Inilah Daftar Harganya
- Heboh Isu Kenaikan Harga BBM per 1 April, Pertamina Tegaskan Belum Ada Pengumuman Resmi
Iwan, begitu pengusaha migas asal Madiun ini karib disapa mengatakan, awalnya memang akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium tersebut. Namun setelah dilakukan konfirmasi dengan Pertamina, rencana tersebut dibatalkan.
"Pemerintah masih menunggu perhitungan dari pihak Pertamina untuk menaikkan harga premium," tegasnya. (yun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




