Rabu, 16 Juni 2021 15:17

Dispendik Pasuruan 'Perangi' Puluhan Ribu Penyandang Buta Aksara

Selasa, 14 Oktober 2014 21:39 WIB
Editor: rosihan c anwar
Wartawan: bambang/sulistiawan
Dispendik Pasuruan
? Semangat belajar ibu bapak yang ingin bisa membaca. Foto:bambang/sulistiawan/BANGSAONLINE

PASURUAN (bangsaonline)

Usai dilakukannya pencanangan program pemberantasan buta aksara 17 September lalu oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, bulan ini (Oktober) Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan melalui Bidang Pendidikan Usian Dini (Paudni) yeng terfokus di Seksi Pemberantasan Buta Akasara, melakukan gerak cepat dengan menggandeng 36 organisasi kemasyarakatan untuk mentutaskan buta aksara.

Kabid Paudni Kris, bersama Kasi Buta Aksara Tutik mendampingi Kadispendik Iswahyudi mengatakan, untuk tahun 2014 ini penuntasan buta aksara terfokus pada jumlah 10 ribu penyandang buta aksara, dari usia 15 hingga 59 tahun.

Jumlah itu, kata ibu Kris, sudah terbagi dalam seribu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang masing-masing PKBM terdiri 10 orang. Jumlah itu kata Ibu Kris tersebar dalam 24 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA : 

Duduki Peringkat ke-13, Ngawi Jadi Pusat Peringatan Hari Aksara Internasional

Kabupaten Pasuruan Sabet Penghargaan Nasional Pemberantasan Buta Aksara

Pemkab Pasuruan Targetkan Tahun ini Bebas Buta Huruf

Banyak Buta Huruf, Pemuda Didorong Aktif Wujudkan Pendidikan Berkualitas


“Guna menuntaskan buta aksara di Kabupaten Pasuruan ini, kami dari Dinas Pendidikan tidak sendiri, selain melibatkan organisasi kemasyarakatan seperti Muslimat NU, Fatayat, LSM, PGRI serta organisasi lain dalam hal pelaksanaannya, kami juga bekerja sama dengan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Non formal dan Informal Regional II surabaya untuk pendampingan,“ terang Ibu Kris.

Diterangkan oleh lulusan ilmu komunikasi Unair ini, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan, jumlah penduduk Kabupaten Pasuruan 2014 sebanyak 1.531.025 orang, 37.531 di antaranya masih buta huruf. Dari jumlah itu, kata Ibu Kris, tahun ini penuntasan masih terbatas pada jumlah 10 ribu penyandang buta aksara, sedang sisanya akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...