TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H. Fathul Huda mengajak para tenaga pendidik atau guru di bumi wali agar selalu peduli terhadap warga miskin. Ajakan ini disampaikannya seusai menggelar kegiatan Nuzulul Qur'an bersama Dinas Pendidikan setempat di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Jum'at (24/5).
Menurutnya, sesuai pendataan masih ada warga kurang mampu di Kabupaten Tuban yang belum menerima bantuan di bidang pangan dan kesehatan. Jumlahnya mencapai 178.640 jiwa atau sekitar 15,31 persen dari jumlah penduduk di Tuban.
BACA JUGA:
- Pemkab Tuban Raih WTP 11 Kali Beruntun, Ketua DPRD Minta Pemkab Pertahankan Tren Positif
- Pemkab Tuban Salurkan 42 Hewan Kurban, Dibagikan ke Kecamatan hingga Ormas
- Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
"Karena masih banyaknya jumlah warga miskin, kami minta para guru ini peduli terhadap mereka yang kurang mampu," ujar Bupati.
"Setelah dicermati bersama, ternyata banyak masyarakat miskin yang belum menerima haknya, terutama terkait paket bantuan pangan maupun kesehatan," ungkapnya.
Demi meminimalisir kemiskinan yang ada, Huda akan berupaya menambah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten minimal 10 ribu untuk melengkapi BPNT yang telah digelontorkan Pemerintah Pusat untuk 90 ribu KPM. Dari sini peran guru diharapkan ikut serta memberi bantuan serupa dana BPNT untuk masyarakat miskin dalam bentuk zakat.
"Kami harap semua masyarakat yang mampu sadar mengeluarkan zakat, dan guru sebagai pelopornya. Karena yang digugu dan ditiru adalah para guru,” serunya.
Dalam kesempatan itu, bupati kelahiran Kecamatan Montong juga mengapresiasi penandatanganan pelaksanaan pendidikan anti korupsi sekaligus penyerahan bukti setor zakat dari Baznas yang dilakukan para guru. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




