Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama jajaran Forkopimda saat menyambut kedatangan pemudik menggunakan KRI Makassar-590.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang Mudik Lebaran 2019, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos, M.Si., memerintahkan jajaran di bawahnya seperti Lantamal V Surabaya, Lantamal VI Makassar, Lantamal VII Kupang, Lantamal VIII Manado, dan Lantamal XIII Tarakan untuk membuat survei di wilayah masing-masing.
Survei dilakukan untuk mendata masyarakat yang hendak mengikuti program mudik gratis. Dengan tajuk Mudik Bareng BUMN 2019, Departemen Perhubungan RI menggandeng Mabes TNI AL dalam melaksanakan program tersebut.
BACA JUGA:
- Kunjungi Purabaya, Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba dan Armada Layak Jalan
- Mudik Aman dan Nyaman, Senator Lia Istifhama Ingatkan Warga Manfaatkan Call Center 110 saat Darurat
- Daop 7 Madiun Siagakan 355 Personel Gabungan, Amankan Arus Mudik-Balik dan Maksimalkan Layanan
- ITS dan AAL Jajaki Pusat Studi Perang Drone
Pemerintah bersama TNI mengadakan program perjalanan mudik gratis ini, guna melancarkan arus mudik dan meringankan beban masyarakat yang ingin mudik lebaran ke kampung halaman.
Dan hasilnya, lebih dari 990 penumpang diberangkatkan dengan KRI Makassar-590 dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan, menuju Kota Surabaya.
Kedatangan KRI Makassar-590 disambut langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto di Dermaga Jamrud Surabaya, Senin (03/06/2019).
KRI Makassar 590 yang memilki panjang 125 meter dan lebar 22 meter itu merupakan Alutsista yang berada di dalam jajaran Satuan Amphibi Koarmada II dengan Komandan Letkol Laut (P) Anton Pratomo.






