Suasana kemacetan di depan Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kemacetan yang sering terjadi di Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan banyak dikeluhkan oleh warga yang akan berbelanja maupun yang akan melewati Jalan Ronggosukowati.
Banyaknya pengunjung dan pedagang pasar yang memarkir kendaraannya di luar tempat parkir pasar dan di bahu jalan menjadi penyebab utama macetnya jalan di depan pasar paling besar di bumi gerbang salam tersebut. Ditambah lagi adanya mobil angkutan plat kuning yang berhenti sembarangan.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Pantauan BANGSAONLINE.com, kendaraan yang diparkir tepat di bahu jalan Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan mayoritas adalah mobil.
Menurut Wawan warga Desa Kolpajung, yang setiap hari harus melalui jalan di depan pasar Kolpajung untuk berangkat kerja, kemacetan itu terjadi sejak pukul 08:00 WIB. "Kemacetan di belokan pasar Kolpajung itu dikarenakan banyaknya parkir mobil angkutan umum dan motor liar yang terparkir di bahu jalan," keluh Wawan, Selasa (25/6/19).
Hal senada disampaikan oleh Holil warga Desa Kowel, saat dirinya mengantarkan istrinya ke Pasar Tradisional Kolpajung. Ia berharap di depan Jalan Tradisional Kolpajung ada petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) yang melakukan penertiban.
"Setiap mau ke pasar macet terus setiap hari. Apalagi banyak kendaraan angkutan umum yang masih terparkir di depan pasar yang terlihat sesak. Masih ditambah adanya parkir liar, ya semakin macet," keluhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




