Sabtu, 06 Maret 2021 20:37

Masih Sebatas Potensi, BPBD Minta Masyarakat Tak Resah Tanggapi Info Gempa dan Tsunami

Rabu, 31 Juli 2019 15:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Masih Sebatas Potensi, BPBD Minta Masyarakat Tak Resah Tanggapi Info Gempa dan Tsunami
Heru Irawan, Kepala BPBD Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengingatkan masyarakat agar tidak perlu resah dengan informasi gempa besar yang akan terjadi di pesisir selatan Pulau Jawa serta berpotensi tsunami.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar Heru Irawan mengatakan informasi yang beredar sejauh ini hanya potensi. Potensi berbeda dengan prediksi. Bahkan potensi itu sejauh ini belum bisa diprediksi oleh para pakar dan ahli kapan benar-benar akan terjadi.

"Potensi berbeda dengan prediksi. Kalau prediksi sudah ada hitung-hitunganya. Jadi urutannya potensi dulu, baru ada prediksi, kemudian rawan dan sebagainya. Jadi kalau masih potensi tidak ada yang perlu ditakuti. Karena nanti kalau ada informasi lebih lanjut pasti akan disampaikan oleh BPBD," ungkap Heru Irawan, Rabu (31/7/2019).

Heru menambahkan, Kabupaten Blitar sendiri memiliki garis pantai sepanjang 45 kilometer yang melintasi 13 desa di 4 kecamatan. Namun dari 13 desa ini hanya ada 5 desa yang berpotensi terdampak bencana karena terdapat aktivitas penduduk baik nelayan maupun sering dikunjungi wisatawan.

Di antaranya Pantai Jolosutro, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates. Pantai Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo. Pantai Tambakrejo, Desa Tambak, Kecamatan Wonotirto. Pantai Pasur, Desa Bululawang, dan Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung.

"Meski begitu masyarakat tidak perlu resah dan khawatir cukup diketahui saja. Masyarakat diharapkan cukup melakukan mitigasi untuk mengurangi risiko bencana. Dan mengenali potensi yang ada di wilayah masing-masing," imbuhnya.

(Anggota BPBD rutin melakukan pengecekan di pantai)

Wilayah Indonesia termasuk Pulau Jawa memang berdiri di atas lempeng-lempeng tektonik aktif. Wilayah yang berpotensi terdampak bencana terletak di pesisir selatan Pulau Jawa yang berbatasan dengan Samudera Indonesia.

Samudera Indonesia di selatan Pulau Jawa adalah merupakan pertemuan lempeng Eurasia dan Indoaustralia yang merupakan potensi sumber terjadinya gempa bumi tektonik. Letak pertemuan lempeng di tengah laut menyebabkan wilayah pesisir menjadi rentan terhadap bahaya gempa yang berpotensi tsunami.

"Perlu kita ketahui wilayah Indonesia ini terdiri di atas lempeng-lempeng tektonik aktif. Di antara zona yang aktif itu ada yang namanya Megathrust. Inilah yang berpotensi terjadinya gempa besar. Namun sekali lagi perlu digaris bawahi, itu masih sebatas potensi," pungkasnya. (ina/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...