Jemaah haji yang baru tiba di tanah air langsung melakukan sujud syukur di Bandara Juanda. foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak tiga kelompok terbang (kloter) perdana Debarkasi Surabaya telah tiba di tanah air, Ahad (18/8) dini hari. Mereka masing-masing kloter 1 asal Kabupaten Magetan, kloter 2 asal Kabupaten Ngawi, Ponorogo, dan Surabaya, serta kloter 3 asal Kabupaten Ponorogo juga.
Pesawat terbang Saudi Arabia Airline (SAA) SV 5618 yang menerbangkan jemaah haji kloter satu asal Kabupaten Magetan telah tiba di Bandara Juanda pada Ahad (18/8) pukul 03.49 WIB. Pada kloter satu, terdapat satu jamaah yang masih tertinggal di Saudi Arabia karena sakit stroke dan dirawat di Rumah Sakit An Noor Mekkah.
BACA JUGA:
- Istri Wafat Saat Bertugas Haji, Wamenhaj Datangi Keluarga Muhaimin di Kota Malang
- Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- Idul Adha, Qurban dan Haji: Ritual Berdimensi Revolusi Sosial Ekonomi Paling Dahsyat
- Dam Haji: Sah secara Syariat, Maslahat secara Sosial dan Menenangkan Umat
Menggunakan 10 armada bus, rombongan jemaah haji kloter 1 dibawa ke Debarkasi Surabaya untuk melakukan pemeriksaan dokumen, scanner suhu tubuh, serta pembagian air zam-zam sebanyak 5 liter.
Memasuki hall, jemaah haji melewati thermal scanner, mesin pemantau suhu tubuh jemaah haji.
Budi Hidayat, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya menjelaskan, bila ditemukan ada seorang jemaah yang mengalami peningkatan suhu tubuh, maka akan dibawa ke polikilinik dan langsung segera diobservasi lebih lanjut oleh dokter apakah jemaah haji tersebut mengalami penyakit menular atau tidak. Menurutnya, suhu tubuh normal di ambang batas 37,5.
Jemaah haji juga diimbau untuk memeriksakan kesehatan melalui Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah Haji apabila ada gejala demam dan flu dalam waktu tiga minggu atau 21 hari.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




