Salah satu jamban yang sudah rampung dipasang.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Program bantuan material jamban bagi 3.000 KK di 37 Desa, 14 Kecamatan yang digagas Pemkab Pasuruan belum juga rampung. Informasi yang dihimpun, untuk progres program tersebut, sampai saat ini baru 1393 jamban yang sudah dibangun.
Meski demikian, pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pasuruan optimis seluruh jamban bisa rampung sebelum Desember. Menurut keterangan Ir. Haryaprianto, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, saat ini material jamban sudah didropping kepada desa penerima. Tinggal pemasangannya yang memang mengalami keterlambatan.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
"Banyak desa yang sudah didropping material jamban. Tapi pengerjaannya menunggu ADD cair, karena pemasangannya memang dilakukan pihak desa. Sehingga target pengerjaan mundur. Kita tergetkan bulan November bisa rampung semuanya," jelas Haryaprianto.
Ia mengungkapkan beberapa desa yang pengerjaan jambannya sudah 100 persen yakni di Desa Jimbaran Kecamatan Puspo mendapat 100 unit, Desa Sumberanyar Kecamatan Nguling 88 unit, Desa Semut Kecamatan Purwodadi 50 unit, Desa Karangpandan 50 unit, dan Desa Kawisrejo 100 unit.
Sementara agar target pengerjaan tidak meleset lagi, Haryaprianto mengatakan telah memberikan imbauan kepada para pendamping program yang ada di masing-masing desa untuk segera melakukan pengecekan dan evaluasi di lapangan. (bib/par)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




