Dalam tahap perbaikan, pengendara yang melintasi harus bergantian.
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Proyek perbaikan jalan desa tahap II di Kecamatan Pitu Ngawi, tepatnya yang menghubungkan Desa Ngancar dengan Desa Papungan sempat tersendat. Hal ini nampak sekitar tiga minggu tidak ada aktivitas kegiatan.
Terhambatnya peningkatan jalan dari yang semula aspal berganti ke beton cor sepanjang 1 kilometer lebih ini sempat dikeluhkan warga yang setiap hari harus melintasi jalan tersebut.
BACA JUGA:
- Kaca Depan Pecah dan Sopir Terluka, 3 Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kab. Ngawi melalui Kabid Perawatan Jalan dan Jembatan Sadly saat ditemui BANGSAONLINE.com menjelaskan terhambatnya pengerjaan proyek tersebut disebabkan beberapa hal.
"Memang ada kendala di proses pencairan yang dibiayai oleh DID, juga menunggu bahan beton yang akan dipasang," jelas Sadly, Kamis (26/09).
"Sebenarnya jalan alternatif kan sudah ada, memang bagi pengendara sepeda motor lebih memilih yang terpendek. Yang pasti minggu depan sudah mulai dikerjakan lagi," terang Sadly.
Sadly memperkirakan proses perbaikan tersebut selesai pada 23 November 2019. Diharapkan proyek yang dikerjakan oleh PT. Arsimuru Mitra Mulya tersebut dapat melancarkan lalu lintas dan meningkatkan perekonomian warga ke depannya. (nal/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




