BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Bupati Bojonegoro Anna Muawanah selain peduli terhadap marbot atau tukang bersih-bersih masjid di wilayahnya, juga peduli dengan para ustaz-ustazah atau guru ngaji.
Melalui Kabag Kesra Pemkab Bojonegoro, Bupati telah menggelontorkan uang miliaran rupiah untuk disalurkan kepada para ustaz - ustazah. Uang itu sebagai bentuk apresiasi kepada para guru ngaji Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) yang selama ini telah ikut mencerdaskan anak-anak Bojonegoro di bidang ilmu agama Islam.
Baca Juga: Deklarasi Relasi Jamur, Ketua Dekopinwil: Jangan Sampai Jatim Dipimpin Selain Khofifah
"Guru ngaji merupakan unjung tombak dakwah Islam, sehingga mereka harus diperhatikan. Sebelum tutup buku 2019 kemarin dana insentif telah kami cairkan," ujar Kabag Kesra Pemkab Bojonegoro Sahari saat dihubungi, Senin (06/01/20).
Dia menyebutkan, ustaz-ustazah yang telah menerima dana insentif melalui rekeningnya masing-masing sebanyak 4.117 orang. Mereka mendapat insentif senilai Rp100 per bulan, dan dicairkan setiap tujuh bulan sekali.
"Selain guru ngaji, pembina majelis ta'lim juga dapat, ada sebanyak 3.231 pembina. Selain itu Modin Perempuan (tukang memandikan jenazah) sejumlah 337 orang. Tetapi untuk majelis ta'lim dan modin dicairkan setahun sekali, sedangkan ustaz dan ustazah tujuh bulan sekali," jelasnya.
Baca Juga: Peletakan Batu Pertama Masjid Darussalam Trucuk Bojonegoro, Khofifah Bahas soal Perdamaian Gaza
Sahari menambahkan, pemberian insentif bagi para marbot, guru ngaji, modin perempuan, serta pembina majelis ta'lim ini merupakan satu dari tujuh belas program Bupati Anna Muawanah yang digembar-gemborkan saat kampanye sebelum Pilkada.
Program ini ternyata bukan isapan jempol belaka. Terbukti, ribuan marbot, maupun guru ngaji telah menerima dana insentif tersebut.
"Terima kasih banyak atas kepeduliannya Ibu Bupati. Sebetulnya kami tidak berharap, tetapi kami telah diberi (diberi dana insentif)," ujar salah satu ustazah di Kecamatan Kanor, Ni'mah.
Baca Juga: Berangkatkan Jalan Sehat Hari Koperasi di Bojonegoro, Khofifah: Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News