Sikapi Surat Tantangan Debat Tahlil, NU - Muhammadiyah Jember Tabayyun ke Mapolres

Sikapi Surat Tantangan Debat Tahlil, NU - Muhammadiyah Jember Tabayyun ke Mapolres Pertemuan antara PCNU dan Muhammadiyah Jember yang difasilitasi Polres Jember.

Pihaknya mengaku bersyukur dengan kegiatan tabayyun tersebut, persoalan bisa diluruskan. "Persoalan ini pun kami belum ada niat lapor polisi. Tapi kita lebih berusaha menenangkan umat. Karena yang diserang itu (lewat tulisan surat itu) bukan pengurus NU, tapi ketua jemaah yasin dan itu," ulasnya.

"Namun kita tetap menunggu petunjuk Rais Syuriah NU, dan diminta tetap tenang, karena persoalan ini sudah selesai sejak dulu," sambungnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Ketua PDM Jember Kusno mengaku prihatin dengan adanya foto lembaran surat tersebut.

"Bagi kami Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Seperti yang diajarkan umat Muhammad, karena ini menghadapi bentuk ujian, semoga kita semua selamat. Karena kita perlu berhati-hati menyikapi itu. Intinya tidak benar (foto surat itu)," ungkap Kusno.

Awal berdarnya surat itu pun pihaknya mengaku tidak tahu. "Sampai hari ini fisiknya saja saya tidak tahu. Jadi itu tidak benar, dan tidak perlu disebarluaskan. Karena ini ranah kepolisian. Namun, kami tidak ingin seperti itu (lapor polisi)," katanya.

"Kita yang difitnah semoga reda dan intinya yang penting kita tanggapi dengan baik. Sehingga tidak terjadi benturan, itu (pilihan) lebih elegan. Ramainya soal ini di medsos," imbuhnya. (ata/yud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO