Senin, 10 Mei 2021 04:40

Antisipasi Virus Corona, Makam Gus Dur Ditutup Sementara Untuk Peziarah

Minggu, 15 Maret 2020 11:46 WIB
Editor: .
Wartawan: Aan Amrulloh
Antisipasi Virus Corona, Makam Gus Dur Ditutup Sementara Untuk Peziarah
Komplek makam di Pesantren Tebuireng.

JOMBANG, BANGSONLINE.com - Menindaklanjuti anjuran pemerintah terkait upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran corona virus (Covid-19), Pesantren Tebuireng Jombang akan menutup sementara akses peziarah menuju Komplek Maqbaroh Tebuireng. Kebijakan itu akan diberlakukan mulai Senin (16/3), pukul 00.00 WIB.

Surat Edaran Nomor 1524/I/HM 00 01/PENG/2020 yang ditandatangani Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan informasi penutupan semua kunjungan ziarah ke Kompleks Makam Pesantren Tebuireng terhitung mulai tanggal 16 Maret 2020 pukul 00.00 WIB sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

"Berkenaan dengan kebijakan ini, kami atas nama keluarga besar Pesantren Tebuireng menyampaikan Permohonan Maaf yang sebesar-besarnya," demikian bunyi surat edaran tersebut.

Sekretaris Pesantren Tebuireng KH Abdul Ghofar mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19 di ruang publik seperti anjuran pemerintah. "Kami putuskan kebijakan tersebut dalam rapat pimpinan dan Majelis Keluarga Pesantren Tebuireng, dengan merujuk anjuran yang disampaikan pemerintah," tegasnya.

BACA JUGA : 

Hari Pertama Penyekatan di Jombang, Belasan Kendaraan Pemudik Terpaksa Putar Balik

Nyalakan Genset, Seorang Petani di Jombang Tewas Tersengat Jebakan Tikus

Gelar Silaturahmi, Gus Irfan Kenalkan Gemira ke Alumni Tebuireng

Gus Irfan Prihatin Santri Mbah Moen Gagal Dilantik Perangkat Desa Gara-gara Ijazah Pesantren

Pria yang akrab dipanggil Gus Ghofar ini menuturkan, kompleks makam Pesantren Tebuireng terbilang unik. Sebab, lokasi yang biasa dipakai peziarah untuk berdzikir dan bermunajat adalah lokasi yang setiap ba'da Maghrib dan Subuh juga menjadi tempat mengaji santri.

Mengingat jumlah pasien positif Covid-19 yang diumumkan pemerintah cenderung bersifat eksponensial, maka langkah preventif ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam upacara pencegahan penyebaran virus tersebut. "Hal itu juga sesuai dengan kaidah ushul fiqih, dar'ul mafâsid muqaddam alâ jalbi-l mashâlih (mencegah mafsadat harus diutamakan daripada upaya meraih kemaslahatan)," imbuhnya.

Jadi, pertimbangan keluarga besar Pesantren Tebuireng dalam kebijakan ini adalah murni bersifat pencegahan. "Demi kesehatan dan kebaikan bersama," pungkas Gus Ghofar. 

Salah satu Pengurus Ponpes Tebuireng, M. Abror Rosyidin menambahkan, sesuai dengan surat edaran tersebut, maka seluruh akses peziarah yang akan ke makam tebuireng akan ditutup. Namun hari ini, Minggu (15/03) peziarah masih bisa masuk.

“Akses depan dan belakang semua akan ditutup bagi para peziarah, hanya santri saja yang bisa masuk ke dalam lingkungan makam. Hari ini masih bisa ziarah, tapi nanti malam sudah ditutup. Ini kami lakukan untuk pencegahan penyebaran virus corona,” ucapnya.

Diketahui, dalam Kompleks Pemakaman Ponpes Tebuireng terdapat Makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menjadi magnet bagi peziarah. Di dalamnya juga terdapat, makam dua pahlawan nasional, yakni KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahid Hasyim. Serta makam KH Sholahuddin Wahid (Gus Solah).

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...