Patung Bung Karno sedang sungkem ke ibunya ini bernilai Rp 1,5 miliar.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Bagi pecinta Ir. Soekarno, sang Proklamator RI, kini tak perlu jauh-jauh datang ke Blitar. Pasalnya, Bung Karno bersama ibundanya Ida Ayu Nyoman Rai telah hadir di Kota Batu berupa patung. Tepatnya di pelataran Balai Kota Among Tani, Kota Batu.
Patung perunggu yang menggambarkan Presiden pertama RI Ir. Soekarno sedang sungkem kepada ibundanya Ida Ayu Nyoman Rai itu diserahkan Kepala Bank Jatim Cabang Batu Theresia Wiwin Ermawati kepada Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, Senin (30/3) pagi.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Cegah Aksi Nekat, Jembatan Cangar Dipasangi Pagar 2,5 Meter dan CCTV
"Patung ini sebenarnya sudah dipesan oleh Pemkot Batu di era kepimpinan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Nilai kontrak pembuatan dua patung perunggu ini berkisar Rp 1,5 miliar. Nilai ini menurut kalangan seni masih jauh lebih murah dari harga pembelian patung sebenarnya," ujar Theresia Wiwin Ermawati, Senin (30/3).
Theresia menjelaskan, dalam pembuatan patung ini Bank Jatim memberikan bantuan dana sebesar Rp 250 juta. Pemberian dana ini bukan merupakan bagian program CSR Bank Jatim, namun sebuah bantuan untuk mendukung program Pemkot Batu untuk menambahkan keindahan kota dan membangkitkan nasionalisme.
"Kami mendukung semua program Pemkot Batu untuk menambah keindahan pariwisata. Lewat karya seni patung ini, kita bisa lebih mencintai pahlawan dalam hal ini Bung Karno, Bapak Proklamator kita yang sangat menginspirasi kita semua," katanya.
Secara terpisah, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, dengan adanya patung Ir. Soekarno ini, Pemkot ingin mengajak semua orang untuk menghormati pahlawan dan meneladani sikap hidup Soekarno yang selalu patuh dan hormat pada ibunya.
"Alhamdulillah, patung Bung Karno sudah terpasang dengan baik, salah satu sponsornya adalah Bank Jatim, terima kasih. Gedung Among Tani ini filosofinya adalah nasionalis," ujarnya.
Selain patung Bung Karno, di Taman Balai Kota Among Tani juga banyak ikon seni yang menggambarkan perkembangan pertanian di Kota Batu. Bahkan, terdapat Gedung Graha Pancasila, di mana Ir Soekarno adalah perumus Pancasila. (asa/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




