Wali Kota Risma saat di halaman Balai Kota Surabaya.
Saat ini yang ia pikirkan adalah bagaimana bisa bekerja maksimal untuk kesejahteraan warga Surabaya. Akan tetapi, Tuhan memiliki kehendak lain, karena ia harus terus berjuang melindungi warga Surabaya dari Covid-19.
“Tapi yakinlah, bahwa Tuhan pasti menyayangi kita. Ini kita anggap bahwa Tuhan sedang memberikan sesuatu yang sebetulnya di balik itu semua adalah banyak yang bisa kita petik dari pelajaran yang terjadi pada bulan-bulan ini,” pesannya.
Risma berharap kepada seluruh warganya agar tetap disiplin, terutama dalam menerapkan protokol-protokol kesehatan pada kehidupan sehari-hari. Dengan harapan, mata rantai Covid-19 ini bisa sesegera mungkin diputus, agar kehidupan cepat kembali normal.
Dari halaman Balai Kota Surabaya, Presiden UCLG Aspac ini juga kembali mengingatkan kepada warganya, terutama yang saat ini sedang berdiam diri di dalam rumah agar saling menguatkan dan mendukung satu sama lain.
Pemkot Surabaya memastikan akan terus bekerja maksimal melindungi warganya dari Covid-19. Sedangkan warga Surabaya, diharapkan tetap mengikuti protokol-protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dan tetap stay tinggal di rumah.
“Tetap semangat jangan menyerah, meskipun itu berat dan tetap tersenyum karena itu penting, karena kalau kita sedih maka daya tahan tubuh kita akan turun. Karena itu harus tetap senyum. Terima kasih semuanya, badai pasti berlalu, salam dari balai kota,” pungkasnya. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




