Kamis, 06 Agustus 2020 14:13

Sebagian Warga Kota Batu Tiadakan Budaya Ater-Ater

Selasa, 14 April 2020 10:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Agus Salimullah
Sebagian Warga Kota Batu Tiadakan Budaya Ater-Ater
Kades Junrejo, Andi Faizal Hasan.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Budaya weweh atau ater-ater menjelang puasa Ramadhan, sepertinya tak akan terlihat lagi di sebagian desa di Kota Batu. Pasalnya, sebagian desa sudah membuat kebijakan dengan mengimbau kepada warganya untuk sementara waktu meniadakan ater-ater dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Batu.

"Kebijakan meniadakan weweh atau ater-ater ini untuk mengurangi dan menghambat proses penyebaran wabah Covid-19 dengan menerapkan physical distancing dan guna meringankan beban ekonomi warga menjelang puasa Ramadhan dan lebaran Idul Fitri,'' ujar Andi Faizal Hasan, Kades Junrejo kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (14/4).

Khusus di wilayah Desa Junrejo, ia mengatakan imbauan ini telah dikeluarkan Senin (13/4) kemarin dan telah diedarkan ke RT dan RW. Menurut Andi Faizal Hasan, peniadaan budaya ater-ater ini berlaku hingga wabah Covid-19 benar-benar berakhir di tanah air, khususnya di Kota Batu.

"Mengingat ada imbauan dari pemerintah untuk social distancing serta mempertimbangkan sektor ekonomi yang terkena imbas wabah Covid-19, maka kami warga Dusun Rejoso Desa Junrejo sepakat meniadakan tradisi weweh atau ater-ater untuk tahun ini," ujar Ketua RW 09, Sugeng Nurcahyo yang juga diamini Ketua RW 10 Dusun Rejoso, Ngadiono.

Selain di Desa Junrejo, desa lainnya di Kota Batu yang memberlakukan hal yang sama adalah Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo, Desa Punten Kecamatan Bumiaji, dan komunitas ibu-ibu Villa Songgoriti.

Camat Junrejo, Arief Rachman Ardyasana merespons positif inisiatif warga tersebut. Menurutnya, sejauh hal itu merupakan hasil kesepakatan bersama, pihaknya akan mendukung. Lagi pula, juga dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

"Saya kira inisiatif itu bagus. Yang penting, semua warga sepakat bahwa hal itu dalam rangka membantu memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat," ujar Arief. (asa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...