Terlanjur benjut dan video jadi viral di medsos, ternyata bukan begal. foto: ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Rudi Hariyato alias Rudi Cecek (52) harus mau menerima kenyataan pahit yang mungkin tidak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya.
Pasalnya, warga Pandean GG 3 Kelurahan Setono Pande, Kota Kediri ini sudah terlanjur benjut (babak belur) dihajar warga akibat dikira begal. Ternyata ia bukanlah begal seperti yang diteriakkan orang-orang.
BACA JUGA:
- Ini 4 Keputusan Stragetis Hasil Munas-Konbes NU 2026: Aturan Tambang hingga Wacana Hak Digital Baru
- PDIP Kabupaten Kediri Gelar Baksos di CFD SLG, Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Gratis
- Didampingi Walkot Vinanda, Menteri PPPA Apresiasi KWT Flamboyan Kota Kediri
- Haul Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Ajak Gen Z dan Ojol Teladani Semangat Perjuangan
Berdasarkan data yang diperoleh BANGSAONLINE.com, Rudi ini di lingkungannya dikenal sebagai seorang tokoh, hingga pernah nyaleg meski gagal. Tapi dia memang dikenal suka mabuk.
Ceritanya berawal saat dia pergi ke Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, sekitar 15 km Selatan Kota Kediri, untuk menemui teman-temannya sesama penyuka miras.
Singkat cerita, Jumat (8/7) menjelang malam, si Rudi ini hendak pulang ke rumahnya di Pandean, Kota Kediri dengan menyetir mobilnya sendiri.
Karena sedang mabuk berat, mobil Rudi menabrak sepeda motor di daerah Ngadiluwih. Bukannya turun menolong korbannya, Rudi malah tancap gas melaju ke arah Utara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




