Polres Bojonegoro Amankan 5000 Liter BBM Ilegal

Polres Bojonegoro Amankan 5000 Liter BBM Ilegal Salah satu petugas menunjukan barang bukti BBM ilegal yang diduga berjenis solar sebanyak 5.000 liter di Mapolres Bojonegoro. Foto: Eky Nurhadi/BangsaOnline.com

BOJONEGORO (BangsaOnline) - Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro berhasil mengamankan 5.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal yang diduga berjenis solar. Lokasi penangkapan tersebut berada di Desa Grebegan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ady Wibowo mengatakan, penggerebekan itu berawal dari laporan warga sekitar, selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan dilakukan penggerebekan pada petang kemarin (06/01) sekira pukul 18.00 Wib. Dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil mengamankan 5.000 liter BBM ilegal yang dimuat di mobil truck tangki dengan Nopol B 9367 OFU.

Selain itu, dua sepeda motor merk Suzuki Titan, 14 jerigen, 1 buah drum, 1 buah mesin diesel, 1 selang sepanjang 5 meter dan 3 buah Handphone juga berhasil diamankan petugas. Dari 14 jerigen tersebut 3 diantaranya berisi BBM yang diduga berjenis solar oplosan.

"Selain beberapa barang bukti, lima orang juga turut kita amankan," kata Ady Wibowo saat di Mapolres Bojonegoro, Rabu (7/1/2014).

Lima orang yang diamankan itu antara lain, SF (33) warga asal Desa Penganten, Kecamantan Gondang, Bojonegoro yang diketahui sebagai supir mobil tangki. Dua orang sebagai pengangkut rengkek KS (31) dan SN (32) keduanya diketahui asal Desa Talok, Kecamatan Kalitidu. Sementara LM (40) dan BS (33) diketahui sebagai mandor, keduanya merupakan warga Desa Grebekan, Kalitidu.

"Mereka (lima orang yang diamankan,red) statusnya masih dalam pemeriksaan sebagai saksi. Mereka belum bisa kita tetapkan sebagai tersangka, masih akan kita kembangkan terus," terangnya.

Menurut Kapolres, lima orang diamankan itu mengaku jika BBM yang ditimbun di lokasi kejadian merupakan minyak tradisional dari Dusun Ngraho, Desa Wonocolo, Kecematan Kedewan, Bojonegoro. Mereka mengambil dari Woncolo menggunakan jurigen yang dimuat menggunakan rengkek sepeda motor.

"Diduga minyak mentah dari Wonocolo tersebut akan dicampur dengan solar murni dari SPBU kemudian dijual lagi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO