Sabtu, 10 April 2021 21:06

Dinilai Tak Adil, PMII Tuntut Bupati Situbondo Tutup KDS dan Roxy

Minggu, 17 Mei 2020 20:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mursidi
Dinilai Tak Adil, PMII Tuntut Bupati Situbondo Tutup KDS dan Roxy
BERJUBEL: kondisi di tempat perbelanjaan Mall KDS Situbondo yang berpotensi menjadi tempat (klaster) penyebaran baru Covid-19.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Akibat pandemi Covid-19, sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo masih melakukan penutupan tempat-tempat wisata dengan tujuan memutus mata rantai penyebarannya. Di sisi lain, tempat keramaian lainnya seperti KDS dan Roxy tidak ditutup.

Tindakan memihak Bupati Situbondo tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, salah satunya Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Situbondo, Faizul Mubarok. Ia menilai, Pemkab Situbondo tidak adil dalam menerapkan aturan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

"Tindakan bupati ini tidak adil. Tempat-tempat wisata yang di dalamnya banyak masyarakat menyambung hidupnya dengan cara berjualan ditutup, sementara tempat keramaian lainnya seperti KDS dan Roxy tetap dibiarkan buka. Ini apa-apaan!," seru Faiz dengan nada geram.

Menurut Faiz, seharusnya Bupati Situbondo konsisten menerapkan aturan dengan cara tidak tebang pilih. Pasalnya, di mall KDS dan Roxy juga menjadi tempat keramaian yang sangat berpotensi menularkan virus Corona. Jika ada alasan demi ekonomi, justru hal itu akan menambah derita ribuan masyarakat lain yang bisa-bisa terkena dampak Covid-19.

BACA JUGA : 

Inilah Kisah Pasien Covid-19 Pertama di Indonesia yang Diisukan Penari Telanjang

Soal Tripsin Babi pada Vaksin AstraZeneca, Kiai Afif Sebut dalam Fiqh ada Istihalah, Apa Maksudnya?

Sembuh Lewat Konvalesen, Dahlan Iskan Merasa Bersalah Tak Bisa Jadi Pendonor Konvalesen

​Kasus Covid-19 di Tuban Cenderung Turun, Namun Berpotensi Melonjak Saat Libur Lebaran

Menurut Faiz, seharusnya Bupati Situbondo konsisten menerapkan aturan dengan cara tidak tebang pilih. Pasalnya, di mall KDS dan Roxy juga menjadi tempat keramaian yang sangat berpotensi menularkan virus Corona. Jika ada alasan demi ekonomi, justru hal itu akan menambah derita ribuan masyarakat lain yang bisa-bisa terkena dampak Covid-19.

"Tempat wisata dan mall itu sama-sama berpotensi menjadi tempat penularan. Kalau alasannya dibukanya mall demi ekonomi, ini kan sangat melukai hati ribuan orang yang menjadi korban kebijakan Bupati menutup tempat wisata. Belum lagi kita bicara ribuan korban akibat dilarangnya masyarakat menyelenggarakan resepsi pernikahan," ujar Faiz.

Untuk itu, demi melindungi masyarakat Situbondo dari penyebaran virus Corona, ia mendesak Bupati Situbondo segera melakukan langkah tegas menutup tempat-tempat keramaian seperti mall KDS dan Roxy. Selain itu, ia juga meminta kepada pemilik KDS dan Roxy sadar diri untuk tidak memaksakan diri membuka mall-nya sampai situasi darurat Covid-19 benar-benar dinyatakan selesai.

"Pak Bupati, mohon rakyatnya dilindungi dari Covid-19 ini, segera tutup itu KDS dan Roxy, dan kami minta pemilik kedua mall tersebut tidak ngeyel membuka mall-nya sampai keadaan benar-benar aman dari virus Corona, dan darurat Covid-19 ini dinyatakan selesai oleh pemerintah," pungkasnya.

Seperti diketahui, sejak Maret lalu, Bupati Situbondo resmi menutup sejumlah tempat wisata. Bahkan, Perusda Pasir Putih merumahkan seluruh karyawannya. Namun kebijakan penutupan tempat-tempat keramaian tidak diberlakukan kepada dua tempat perbelanjaan terbesar di Situbondo yakni KDS dan Roxy. 

Padahal, Situbondo tidak aman dari Covid-19. Tercatat ada 12 orang yang terkonfirmasi positif, sebanyak 397 orang berstatus ODP, dan 34 orang berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan). (mur/ian)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...