Minggu, 28 Februari 2021 00:58

Dilakukan Bertahap, ​Ponpes Tebuireng Terapkan Karantina untuk Santri yang Kembali

Rabu, 17 Juni 2020 16:43 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
Dilakukan Bertahap, ​Ponpes Tebuireng Terapkan Karantina untuk Santri yang Kembali
Pengasuh Ponpes Tebuireng, K.H. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin)­.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang akan menerapkan karantina bagi para santri yang kembali untuk mengikuti proses belajar. Hal itu disampaikan oleh Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, K.H. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) usai melakukan rapat pengurus pondok.

Hasil dari rapat tersebut memutuskan bahwa sebanyak 3.881 santri mukim akan kembali ke pondok secara bertahap. Untuk tahap pertama sebanyak 1,176 santri akan mengawali masuk kembali ke Ponpes Tebuireng. Mereka adalah para santri yang duduk di bangku kelas 3 SMP maupun SMA di lingkungan pendidikan ponpes.

“Kemarin itu kesimpulannya akan mengundang dulu santri kelas 3, totalnya itu 44 persen, yakni sekitar 1.176 santi. Ini yang kita fokuskan lebih dahulu,” tutur Gus Kikin kepada BANGSAONLINE.com di Ponpes Tebuireng, Rabu (17/6/2020).

Gus Kikin mengungkapkan, pihak pondok belum bisa memastikan kapan para santri ini bisa kembali berkegiatan di pesantren yang didirikan oleh K.H. Hasyim Asy'ari tersebut. Ia berharap, di awal bulan Juli nanti semua santri sudah bisa berada di Ponpes Tebuireng.

“Kita tidak menargetkan tanggal, tapi yang utama itu bagaimana kesehatan menjadi prioritas utama. Dalam semua proses itu, kita harus mengikuti protokol kesehatan, sehingga kalau ada keterlambatan tak ada masalah tetap kita jalankan,” terangnya.

“Artinya bahwa memang ini kita berniat untuk bagaimana caranya kita memulai kegiatan di pondok pesantren ini, tapi kita tetap mematuhi protokol kesehatan. Mudah-mudahan di awal Juli itu paling tidak para santri sudah sampai di sini,” imbuhnya.

Bagi para santri yang datang ke pondok, nantinya akan diberlakukan protokol kesehatan secara ketat untuk memutus potensi penyebaran Covid-19. Santri yang datang akan terlebih dahulu diisolasi 14 hari di Gedung Universitas Hasyim Asy'ari dan Ma'had Aly.

“Sesampainya di sini, santri kita proses dengan isolasi selama dua minggu, itu juga kita rapid test. Pada hari kesepuluh, kita lakukan rapid test. Kemudian nantinya kalau bagus, baru masuk ke pondok,” tegas Gus Kikin.

Sementara itu, skema kedatangan ribuan santri ini sudah diatur oleh para pengurus Ponpes Tebuireng. Para wali santri yang mengantar, akan dipusatkan di Parkiran Terminal Kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur yang terletak di sisi barat pondok. Keluarga santri tidak diperkenankan ikut memasuki lingkungan pesantren. Hal itu dilakukan untuk menghindari timbulnya kerumunan.

“Nanti masuknya lewat pintu di belakang pondok. Jadi nanti santri masuk tidak didampingi wali santri. Kami juga akan siapkan puskestren (pusat kesehatan pesantren) sebagai tempat perawatan kesehatan. Saat santri sudah kembali ke pondok, akan diberlakukan aturan-aturan ketat untuk memenuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...