Beri Rasa Aman Pesepeda di Kota Surabaya, Dishub Siapkan Lajur Khusus

Beri Rasa Aman Pesepeda di Kota Surabaya, Dishub Siapkan Lajur Khusus Para pesepeda sedang beraktivitas di jalan-jalan kota Surabaya.

“Kita ingin keselamatan bersama, karena trennya yang lagi booming ini, terus satu lajur yang sebelumnya kita siapkan itu tidak cukup,” ungkapnya.

Berdasarkan data Dishub , sebelumnya lajur khusus sepeda ini telah dibuat dengan panjang ruas jalan mencapai 15.029 meter. Meliputi Jl. Darmo (Masjid Al Falah-Pandegiling) Utara Selatan dengan panjang ruas 4.080 meter, Jl. Basuki Rahmat 2 sisi 1.100 meter, dan JL. Gubernur Suryo 2 sisi 450 meter.

Kemudian Jl. Panglima Sudirman 2 sisi 1.000 meter, Jl. Yos Sudarso 2 sisi 409 meter, Jl. Pemuda 2 sisi 465 meter, Jl. Gubeng (Sulawesi Taman Lansia) 2 sisi 678 meter, Jl. Wali Kota Mustajab 303 meter, Jl. Wijaya Kusuma 330 meter, serta Frontage A. Yani Sisi Barat (Bank BNI - Royal Plaza) 4.240 meter.

Selain itu, lajur sepeda ini sebelumnya juga telah disiapkan di Jl. Sumatera (Jl. Kalimantan - TL Gubeng Pojok) 518 meter, Jl. Sulawesi (Toko Prima Buah - Taman Persahabatan) 2 sisi 458 meter, Flyover Gubeng Pojok 130 meter, Jl. Prof Dr. Moestopo (Depo Slamet - PDAM Surya Sembada) 280 meter, serta Jl. Dr. Soetomo sisi Selatan (Kantor Wismilak - Taman Korea) 588 meter.

Berdasarkan hasil evaluasi saat kegiatan patroli gabungan, Irvan menyatakan, ada beberapa pesepeda yang diketahui masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker. Bagi mereka yang tidak memakai masker, petugas Satpol PP memberikan sanksi hukuman.

“Hasil evaluasi beberapa tidak memakai masker, dari Satpol PP kita berikan punishment ada yang push up. Karena ditambah lajurnya, sehingga mereka lebih luas (tertib), jadi jaga jarak, kanan kirinya lebih lebar,” terangnya. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Angkot Terbakar di Jalan Panjang Jiwo, Sopir Luka Ringan':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO