Selasa, 04 Agustus 2020 09:27

​Patroli Jam Malam, Petugas Gabungan di Sidoarjo Amankan Puluhan Pengopi

Minggu, 05 Juli 2020 19:56 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Patroli Jam Malam, Petugas Gabungan di Sidoarjo Amankan Puluhan Pengopi
Ilustrasi. foto: net

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Setelah menerapkan jam malam, tim gabungan kembali menggelar patroli. Sabtu kemarin (4/7), Polri, TNI, serta Satpol PP Sidoarjo turun menyisir jalan-jalan protokol. Hasilnya, petugas berhasil menemukan minuman keras (miras).

Sebanyak 500 petugas disebar ke sejumlah titik untuk melakukan patroli yang dimulai pukul 22.00 WIB. Ada lima lokasi yang dipelototi di antaranya Gor Delta, Taman Pinang Indah (TPI) serta Gading Fajar, Pasar Baru Porong, hingga Jalan Veteran.

Di Gor Delta, Satpol PP melakukan pemeriksaan. Setiap jengkal kawasan olahraga itu disisir. Mulai stan, warkop, hingga di jalur perlintasan lari cepat atau yang kerap disebut karpet merah.

Semula, petugas tak menemukan indikasi pelanggaran. Seluruh stan dan warkop patuh jam malam. Namun, di area karpet merah, petugas melihat sekelompok pemuda tengah cangkruk, duduk bersila memutari botol. Ketika hendak digerebek, mereka kabur. 

"Mereka lari ke arah jalan raya ponti," ucap Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Yani Setyawan.

Petugas berhasil mengamankan 15 botol miras merek bintang. Setelah didata, minuman memabukkan itu disita.

Di Jalan Veteran, Candi, Satsabhara Polresta Sidoarjo turun ke warkop. Petugas membubarkan kerumunan warga yang tengah ngopi, sebanyak 20 orang terjaring.

Kasat Sabhara Polresta Sidoarjo AKP Roy Aquary Prawirosastro menuturkan bahwa warga melanggar aturan karena ngopi saat jam malam. "Kami serahkan ke Satpol PP untuk diberikan sanksi," tuturnya.

Di Alun-alun, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji turun melihat penerapan jam malam. Dia sempat berbincang dengan sejumlah warga yang bersepeda malam. "Sekarang di atas pukul 22.00 Bapak-Bapak harus di rumah. Karena ditetapkan jam malam," ucapnya memberikan informasi pada warga.

Sumardji mengatakan, sanksi bagi pelanggar transisi new normal lebih berat. Selain penyitaan KTP dan kerja sosial, warga wajib membayar denda sebesar Rp 150 ribu. "Aturan itu dibuat agar warga jera," ucapnya.

Minggu pagi (5/7), Polresta Sidoarjo dan Satpol PP kembali turun ke alun-alun. Lewat pengeras suara, petugas menyampaikan imbauan meminta warga tak berkerumun di alun-alun.

Jalan A. Yani disekat, warga yang melintas dari arah Jalan Jenggolo yang hendak melintas di depan alun-alun dialihkan menuju Jalan Yos Sudarso. Hal ini sama seperti saat penerapan PSBB.

Sumardji mengatakan bahwa pembatasan kendaraan akan terus diterapkan. Tujuannya untuk menurunkan angka Corona. "Sampai virus melandai," pungkasnya. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...