Sabtu, 19 Juni 2021 10:18

Belum Masuki New Normal, Mas Abu Siapkan Perwali, Pelanggar Siap-siap Didenda

Minggu, 12 Juli 2020 19:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Belum Masuki New Normal, Mas Abu Siapkan Perwali, Pelanggar Siap-siap Didenda
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar pun menyoroti banyaknya warga yang membicarakan new normal. Padahal, Kota Kediri belum memasuki new normal, mengingat kini masih berstatus zona kuning Covid-19.

"Orang-orang ini keburu ngomong new normal. Sebelum new normal itu, saya jelaskan sekali lagi ya, sebelum new normal itu kan mesti (zona) hijau dulu. Setelah hijau kita harus lapor ke Kementerian dulu," ujar Mas Abu, sapaan karib Wali Kota Kediri, Minggu (12/7).

Ia mengatakan bahwa setelah lapor ke kementerian, baru pra new normal. Pada masa pra new normal itu apabila dipastikan semuanya bisa mengikuti protokol kesehatan, maka baru masuk new normal.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri berencana menerbitkan payung hukum berupa peraturan wali kota (Perwali) yang mengatur sanksi berupa denda kepada warganya yang tak memakai masker.

BACA JUGA : 

Wali Kota Kediri Ajak Forkopimda Sinergi Tekan Penyebaran Covid-19

Tekan Laju Corona, Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Terus Lakukan Tracing

Safari KB, DP3AP2KB Kota Kediri Gelar Pelayanan IUD dan Implan Gratis, Targetkan 400 Akseptor

Kembali Bergulir, Total ​2.479 Mahasiswa Kota Kediri Terima Bantuan Pendidikan dari Pemkot

Mas Abu menjelaskan bahwa perwali tersebut masih on progress. Terkini, draf perwali hampir selesai. Hanya saja Pemkot masih mengkaji aturan itu sebelum diberlakukan sebagai produk hukum.

"(Perwalinya) on progress. Kapan, masih belum tahu. Cuma kita kaji, ini sekarang kita kaji. Udah hampir selesai, cuma (masih) kita kaji," jelas Mas Abu.

Ia menuturkan, setelah draf perwali tersebut selesai dikaji, pihaknya akan mengonsultasikannya terlebih dahulu. Sebab, draf perwali itu mengatur perihal denda kepada mereka yang melanggar aturan.

"Nanti akan kita konsultasikan. Karena (draf perwali) ini pendendaan, ini ada dendanya. Nah, kalau ada dendanya, kita mesti kaji. Kita tak bisa memastikan kapan Perwali tersebut diterbitkan. Kita ingin aturan itu cepat selesai," pungkas Mas Abu. (uji/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Gapoktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Gelar Pertemuan, Anggota Gapoktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua, Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 18 Juni 2021 10:01 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...