Sabtu, 23 Januari 2021 18:57

​Hasil Sidak Komisi A, 19 Daerah di Jatim Siap Laksanakan Pilkada Serentak

Minggu, 26 Juli 2020 21:30 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Hasil Sidak Komisi A, 19 Daerah di Jatim Siap Laksanakan Pilkada Serentak
Muzammil Syafi'i, S.H., anggota Komisi A DPRD Jatim. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menjelang pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) pada 9 Desember 2020, sebanyak 19 kabupaten/kota se-Jatim menyatakan kesiapan melaksanakan pilkada. Baik terkait anggaran maupun petugas di lapangan.

Anggota Komisi A DPRD Jatim Muzammil Syafi'i menegaskan, dari serangkaian sidak di 5 wilayah dari 19 daerah di Jatim yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, menyatakan kesiapannya. Bahkan, bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk pembelian alat pelindung diri (APD) tidak digunakan, seperti di Jember, Malang, dan Banyuwangi

Komisi A melakukan sidak di Kota Blitar, Malang, Jember dan Lamongan. Semua daerah menyatakan siap melaksanakan pilkada serentak. Adapun anggaran yang digunakannya murni bersumber dari APBD masing-masing kabupaten/kota. Tertinggi di Surabaya Rp 101 miliar. Menariknya, hampir semua wilayah yang dikunjungi mengaku tidak membutuhkan bantuan dana APBN.

"Seperti di Jember, untuk alat APD petugas sudah disediakan oleh Pemkab. Sementara agar tidak memunculkan klaster baru di tengah pendemi Covid-19, seluruh petugas berjumlah 5 ribu orang, mulai KPU hingga KPPS Banyuwangi di-rapid test semua. Selain berkewajiban menggunakan face shield, masker, dan sarung tangan," tutur politikus senior NasDem yang akrab disapa Buya ini, Minggu (26/7).

Terlepas dari itu, yang melegakan KPU dalam rangka refocusing ternyata anggarannya tidak ada sepeser pun yang dialihkan. Full sepenuhnya untuk pembelian APD dan penambahan TPS agar tidak berdesak-desakan.

Namun, ada yang dikhawatirkan oleh Muzammil yang mantan Wakil Bupati Pasuruan ini. Hal itu terkait partisipasi masyarakat (parmas). Pasalnya, di tengah pendemi seperti ini seorang calon yang akan kampanye melalui tatap muka dibatasi hanya sekitar 50 orang saja. Jika sebelumnya bisa bertemu dengan ribuan orang seperti di tanah lapang, sekarang semuanya dibatasi.

"Saya berharap partisipasi masyarakat tidak turun di tengah pandemi Corona seperti saat ini. Kalau sebelumnya calon bisa bertemu dengan ribuan massa, kini dibatasi hanya 50 orang. Termasuk dulu KPU bisa menggelar dialog atau tatap muka dengan masyarakat untuk melakukan sosialisasi, kini tidak bisa karena anggarannya difokuskan pada pembelian APD dan penambahan TPS," papar Ketua Fraksi Nasdem itu.

Muzammil mengungkapkan, pihaknya berharap pilkada serentak digelar 9 Desember 2020 tidak tertunda lagi. Karenanya kalau sampai dilakukan pengunduran lagi, maka pemerintah akan menanggung dana yang lebih besar. Selain honor untuk KPPS juga pembentukan penjabat kepala daerah. Mengingat hampir semua wali kota dan bupati di 19 kabupaten/kota di Jatim masa jabatannya habis di bulan Februari 2021.

"Saya berharap tidak ada lagi pengunduran Pilkada. Kalau mundur banyak kerugian, terutama dari segi waktu dan biaya. Selain itu, animo masyarakat untuk melaksanakan hak pilih bisa menurun," pungkas Buya Muzammil. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...