Sabtu, 17 April 2021 20:28

Tafsir Al-Kahfi 25-26: Abshir dan Asmi'

Selasa, 28 Juli 2020 12:29 WIB
Editor: Redaksi
Tafsir Al-Kahfi 25-26: Abshir dan Asmi
Ilustrasi

Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*

25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aan

Dan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.

26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu alssamaawaati waal-ardhi abshir bihi wa-asmi’ maa lahum min duunihi min waliyyin walaa yusyriku fii hukmihi ahadaan

BACA JUGA : 

Tafsir Al-Kahfi 51-53: Memberitahukan Amal Sendiri

Tafsir Al-Kahfi 50: Kabinet Dalam Pemerintahan Iblis

Tafsir Al-Kahfi 50: Bertuhan Kepada Iblis dan Keluarganya

Tafsir Al-Kahfi 47-49: Komputer Mahadigital

Katakanlah, “Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); milik-Nya semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tidak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain Dia; dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.”


TAFSIR AKTUAL

Dalam al-qur'an terkait perintah mencari tahu, mencari kejelasan sesuatu, ada dua terma. Yakni "Abshir dan Asmi'". Ada yag perintah "Abshir" dulu, baru "Asmi'" seperti pada ayat kaji ini. Lalu pada surah Maryam (38) justru dibalik, "Asmi'" dulu, baru "Abshir".

Abshir, artinya observasi, mempelajari, meneliti, dan sebangsanya. Walhasil segala ikhtiar, usaha aktif, dan produktif. Bersusah-susah memperoleh apa yang dicari. Sedangkan Asmi' lebih pada tindakan pasif, mendengar, dan menerima masukan.

Secara umum, apa yang ada pada kisah ashab al-kahfi ini sebagian bisa didekati dengan akal, ilmu, dan penelitian. Maka perintahnya abshir dulu untuk memaksimalkan usaha manusia. Dalam bidang yang sekiranya bisa dijangkau akal, maka akal-lah yang mesti maju duluan. Setelah mentok, baru diperintahkan Asmi', mendengar dan menerima saja penjelasan Tuhan. Itulah orang terpuji dan layak menyandang gelar sebagai "Ulul Abshar".

Sementara pada urusan keimanan yang memang menjadi otorita Tuhan, termasuk penciptaan manusia, masalah hakikat nabi Isa ibn Maryam A.S. yang disengketakan posisinya, orang, anak Tuhan atau Tuhan, maka harusnya mendengar saja penjelasan dari Allah SWT Dzat yang maha berwenang. Makanya, dalam surah Maryam ini didahulukan kata Asmi', baru Abshir. Jadinya, iman dulu, baru diperkuat dengan akal jika bisa. Sebab tidak semua kerja akal bisa sampai kepada keimanan.

*Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag adalah Mufassir, Pengasuh Rubrik Tafsir Alquran Aktual HARIAN BANGSA, dan Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an (MQ), Tebuireng, Jombang.

​Mengenang Masa Lalu, Ngabuburit Sambil Bermain Meriam Bambu
Jumat, 16 April 2021 22:03 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa, atau ngabuburit.Salah satunya seperti yang dilakukan bocah di Kota Pasuruan, Jawa Timur. mereka bermain meriam bambu di tanah lapang.Sepert...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 17 April 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Setelah banyak mendapat dukungan dari para tokoh, dokter, dan bahkan jenderal, tampaknya uji fase II Vaksin Nusantara akan lanjut. Tentu di luar BPOM.Apa itu Ilegal? Nah, silakan ikuti tulisan Dahlan Iskan di Disway d...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 17 April 2021 11:15 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...