Senin, 08 Maret 2021 13:57

Pengajuan Sertifikat PTSL 2019 Gagal, Warga Kembiritan Kecewa Berat

Selasa, 28 Juli 2020 20:08 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ganda Siswanto
Pengajuan Sertifikat PTSL 2019 Gagal, Warga Kembiritan Kecewa Berat
Warga saat mengumpulkan berkas untuk pendaftaran PTSL di Kantor Desa Kembiritan, beberapa waktu lalu. (foto: ist).

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Ratusan Warga Dusun Ringinsari, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi geram lantaran pengajuan sertifikat melalui program PTSL Tahun 2019 gagal.

Kemarahan serta kekecewaan warga itu diluapkan dalam pertemuan di Pendopo Kantor Desa Kembiritan saat pengembalian berkas serta biaya pemohon, Selasa (28/7/2020).

Seperti yang diungkapkan oleh Kasianto, warga Dusun Ringinsari. Dirinya mempertanyakan terjadinya kelebihan kuota pemohon.

"Lucu saja bagaimana bisa terjadi kelebihan pemohon. Sedangkan dulu proses pendaftaran melalui satu pintu, seharusnya jika kuota sudah terpenuhi, pihak panitia menghentikan pendaftarannya agar warga tidak kecewa seperti sekarang ini," ujarnya, Selasa (28/7/2020).

"Dan muncul kecurigaan kami, kenapa ada warga luar desa yang mempunyai obyek di sini diduga didahulukan, apakah mereka warga luar juga sama pembiayaannya dengan SKB, yakni Rp150 ribu? Karena dulu saat sosialisasi, kades lama menjelaskan akan memprioritaskan warganya terlebih dahulu, pasti itu akan kita cari. Apabila ditemukan unsur punglinya, maka akan kami laporkan secara hukum," tegasnya.

Selain itu, Kasianto juga mendesak agar pemerintah desa menjadwalkan pertemuan warga dengan panitia saat itu.

"Kami minta pemerintah desa menjadwalkan serta memfasilitasi pertemuan warga dengan panitia agar warga mendapat penjelasan dari panitia. Karena setahu kami, dahulu itu panitia yang menangani pendaftaran juga masuk dalam kaur di pelayanan desa, bukan panitia dari warga," cetusnya.

Menanggapi warganya, Kepala Desa Kembiritan, Sukamto menuturkan bahwa pihaknya akan tetap mengupayakan sertifikat tersebut sampai jadi.

"Berdasarkan petunjuk dari BPN, kita diminta mengembalikan berkas warga yang tidak ter-cover, karena kelebihan pemohon dalam program PTSL Tahun 2019. Tetapi kami akan mengupayakan melanjutkan proses pengajuan itu meskipun bukan PTSL lagi nanti namanya, dan tentunya dengan nominal biaya yang berbeda. Dan di sini kami mengundang warga tersebut untuk menjelaskan secara detail," ujar Kades Kembiritan.

Menurut Sukamto, secara teknis seharusnya penjelasan ini merupakan ranah panitia. "Kalau secara teknis saya tidak bisa menjelaskan karena bukan era saya saat pelaksanaan PTSL waktu itu. Dari kuota yang tersedia, kalau tidak salah sekitar 5.400 bidang, ada kelebihan 344 pemohon yang tidak ter-cover, jadi wajar jika warga kecewa, dan kita akan fasilitasi serta menjadwalkan sesuai permintaan warga untuk bertemu dengan panitia pelaksana PTSL waktu itu," jelasnya.

Lebih lanjut, Kades Kembiritan menerangkan, dalam program PTSL masih sekitar 2.000 sertifikat yang terbagikan. "Dari total kuota sekitar 5.000 lebih, baru sekitar 2.300-an yang sudah terbagikan, dan itu menjadi kewajiban kami nanti untuk menuntaskan dan membagikan pada warga," pungkasnya. (gda/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...