Sabtu, 05 Desember 2020 00:06

Diprotes, Tambak Udang Tetap Beroperasi, Pemkab Sumenep Terkesan Membiarkan

Sabtu, 29 Agustus 2020 14:04 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Sahlan
Diprotes, Tambak Udang Tetap Beroperasi, Pemkab Sumenep Terkesan Membiarkan
H. Faisol tokoh masyarakat Legung Barat

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Sempat dilakukan penutupan oleh Tim Perizinan Terpadu Kabupaten Sumenep, tambak udang yang ada di Desa Legung Barat, yang lokasinya bersebelahan dengan kawasan Pondok Pesantren At-Thaun, ternyata masih ngotot beroperasi.

Hal itu memicu perdebatan di kalangan masyarakat sekitar. Salah satu tokoh masyarakat Legung Barat, H. Faisol, menyayangkan tindakan pengusaha tambak tersebut, dan sikap Pemkab yang tidak tegas.

"Saya tidak mau daerah kami ini dijadikan lingkungan tambak seperti di daerah Lapa dan sekitarnya. Karena lokasi ini dekat dengan pemukiman dan daerah pondok pesantren," terangnya, Jumat (28/08).

Terpisah, salah satu dewan guru di At-Thaun Siddik menyayangkan dan mengeluhkan dampak dari aktivitas tambak yang dinilai merugikan masyarakat.

"Baunya yang menyengat dan menggangu kegiatan proses belajar mengajar di pesantren, belum lagi limbah yang dikhawatirkan bisa mencemari sumber air tawar yang ada di desa kami, ini nyata-nyata sangat merugikan kami mas," kata dia.

Menurutnya, tim dari kabupaten terkesan melakukan pembiaran atas kembali beroperasinya tambak udang di Legung Barat. "Terus terang, kami merasa diperlakukan tidak adil mas. Dulu mereka mengatakan jika sampai terbukti beroperasi, mereka akan langsung ditutup, Nyatanya sampai detik ini tidak ada tindakan dari Tim Terpadu, ada apa ini?," katanya kecewa.

Dikonfirmasi terkait polemik tambak udang tersebut, Kepala Dinas Tim Terpadu Didik mengakui sampai saat ini izinnya masih dalam proses penyelesaian.

“Surat yang dilayangkan itu adalah masih surat peringatan saja. Artinya, pengusaha tambak udang harus dengan segera menyelesaikan dan melengkapi persyaratannya,” terang dia. (aln/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...