Salah satu bencana tanah longsor yang menyebabkan pohon tumbang di Pandanrejo, Bumiaji, akhir September 2020 lalu.
Sebelumnya, rumah milik Karnadi di Jalan Darsono 03/X, Kelurahan Ngaglik pada 30 Januari lalu juga terbakar. Penyebabnya, alat untuk aktivitas perapian di lantai dua. Karena itu, ia mengimbau kepada warga Kota Batu untuk tidak membuat aktivitas perapian di lantai dua sebuah rumah.
"Lebih baik untuk kegiatan yang membutuhkan api di lantai 1 saja atau lebih baik lagi dengan tempat yang memiliki cukup udara. Ini guna memudahkan tim pemadam apabila terjadi kebakaran untuk segera dapat mengakses titik api," katanya.
Sedangkan untuk bencana tanah longsor terjadi sekali di bulan September. Plengsengan di Jl Raya Pandanrejo Desa Pandanrejo ambles sepanjang 8 meter dan tinggi 8 meter. Kejadian ini terjadi pada 18 September lalu.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam setiap aktivitas. Apalagi intensitas hujan saat ini tergolong sedang. Menjelang musim penghujan, BPBD juga gencar melakukan pemetaan terhadap potensi pohon rawan tumbang.
"Tujuannya meminimalisir risiko korban jiwa yang disebabkan pohon tumbang. Rentan terjadi saat musim hujan disertai angin kencang. Termasuk juga potensi longsor," terang dia. (asa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




