
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko-Lisdyarita terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya Paguyuban Seniman Reyog Obyog Ponorogo.
Minggu (11/10/2020) di Telaga Ngebel, para Seniman Reyog Obyog Ponorogo dari berbagai unsur jathil, pembarong, pujangganom, dan yogo ini secara resmi memberikan dukungan penuh kepada paslon nomor urut 1 tersebut.
Nampak hadir dalam dekarasi tersebut, pengusaha nasional Heru Sangoko, Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo beserta jajaran pengurus, relawan, dan puluhan seniman Reyog Obyog Ponorogo.
Nurmala, salah satu jathil Reyog Obyog mengatakan, kedatangan para seniman Reyog Obyog Ponorogo di Telaga Ngebel merupakan bentuk dukungan untuk pasangan Sugiri Sancoko-Lisdyarita.
"Yang jelas kami menginginkan perubahan agar Ponorogo ke depannya bisa lebih baik. Dan semoga ke depannya bisa mengangkat derajat para seniman yang ada di Ponorogo serta Pariwisata Ponorogo," terangnya.
"Bersama-sama ingin Sugiri Sancoko menjadi Bupati Ponorogo, karena beliau seorang seniman yang benar-benar tahu seni, utamanya di Ponorogo," imbuhnya.
Sementara Cabup Sugiri Sancoko mengucapkan terima kasih kepada paguyuban seniman Reyog Obyog Ponorogo yang telah memberikan dukungannya untuk perubahan agar Ponorogo lebih baik.
"Para penggiat budaya ini pengen punya masa depan yang jelas. Termasuk kenapa harus di Telaga Ngebel? Ngebel ini perlu sentuhan yang luar biasa agar Ponorogo ada masa depan yang jelas di sisi wisata," ungkapnya.
Sugiri mengaku ingin memadukan seluruh elemen yang ada dalam satu titik untuk bersama-sama menuju Ponorogo lebih baik dalam segala bidang.
"Sedangkan untuk seni itu sendiri termaktub dalam Nawa Darma Nyata yang ke delapan, untuk produk seni budaya hebat dan semua terijik dan termaktub di sana dan terutama pada reyog. Mudah-mudahan di 9 Desember mereka semakin hiroh dan semakin joss," tukasnya.
Deklarasi para seniman reog obyok ini dilakukan bersama-sama di atas speedboat dan berada di tengah-tengah Telaga Ngebel. (nov/ian)