Selasa, 27 Juli 2021 22:42

​Cegah Disintegrasi Bangsa, Syafiuddin Ajak DPC PKB dan Tokoh NU Se-Madura Perkuat Dasar Negara

Rabu, 21 Oktober 2020 15:39 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
​Cegah Disintegrasi Bangsa, Syafiuddin Ajak DPC PKB dan Tokoh NU Se-Madura Perkuat Dasar Negara
Dialog Kebangsaan di Hotel One Front Kabupaten Pamekasan, Rabu (21/10/2020). (foto: ist)

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Cegah disintegrasi bangsa, Anggota DPR RI Syafiuddin Asmoro ajak DPC PKB dan Tokoh NU se-Madura perkuat nilai-nilai dasar negara untuk mempertahankan stabilitas negara.

Hal itu diungkapkannya saat mengisi dialog kebangsaan dalam roadshow ke DPC PKB dan PC NU se-Madura di Hotel One Front Kabupaten Pamekasan, Rabu (21/10/2020).

Dikatakan Syafiuddin, sinergitas dari seluruh komponen bangsa menjadi poin penting dalam menjaga stabilitas negara, seperti awal terbentuknya negara Indonesia.

"Sehingga ketika terjadi permasalahan, perlu adanya solusi yang tepat agar masalah dapat diselesaikan hingga ke akar-akarnya," ungkapnya.

BACA JUGA : 

Gelar Khotmil Quran di Harlah PKB, Mas Jhon: Ikhtiar Minta Pertolongan untuk Keselamatan Bangsa

Peringati Harlah Ke-23, DPC PKB Bangkalan Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Pembagian Sembako

Harlah ke-23, PKB di Jatim Salurkan Bansos untuk Isoman hingga Lomba Kitab Kuning

Sambut Harlah ke-23 PKB, DPC PKB Bangkalan Gelar Vaksinasi Berhadiah Sembako

Adapun untuk mewujudkan hal ini, dirinya mendorong setiap elemen masyarakat dengan ideologi yang sama untuk memaksimalkan nilai dari dasar negara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kalau keempat dasar negara dapat diimplementasikan secara maksimal, saya yakin stabilitas pelaksanaan pembangunan yang adil dan merata dapat dirasakan bagi seluruh masyarakat Indonesia ini," terangnya.

Oleh karenanya, Abah Syafi', sapaan akrabnya, perlu dukungan serta aspirasi masyarakat Madura dalam segala aspek. Sebagai anggota DPR RI yang mempunyai hak aspirasi, pengawasan, dan budgeting, Syafiuddin mengajak masyarakat bersatu padu dan gotong royong untuk pembangunan di Madura menjadi lebih baik.

"Potensi-potensi sumber daya Madura yang lebih religius ini, perlu dimaksimalkan agar hak pembangunan dapat lebih adil dan merata, sehingga kita semua bisa bangkit dalam keterpurukan yang mana saat ini, Madura berada di peringkat akhir se-Jawa Timur," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...