Wakil Ketua DPP NasDem bersama Anggota DPR RI, Dini Rahmania, saat berada di Pondok Hati, Rangkang, Kabupaten Probolinggo. Foto : ANDI SIRAJUDIN/BANGSAONLINE
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Program MBG atau Makan Bergizi Gratis di Probolinggo menuai sorotan setelah ditemukan makanan berulat, dan tidak sesuai ketentuan harga yang ditetapkan BGN.
Anggota DPR RI Dapil Probolinggo-Pasuruan, Dini Rahmania, menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program tersebut.
BACA JUGA:
- Lantik Pengurus Anak Cabang se-Pasuruan Raya, Sekretaris DPD PDIP Jatim Singgung soal MBG
- Menham Pigai Soroti Dugaan Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Dinilai Layak Dihentikan
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Petaka! Ratusan Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh
"Program MBG ini harus diawasi secara ketat. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan wajib kita awasi bersama karena ini program Presiden Prabowo," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme penyedia SPPG agar tidak lalai dalam memenuhi gizi anak-anak.
"MBG ini adalah program nasional yang menjadi prioritas program asta cita Presiden. Mestinya, harus betul-betul dilaksanakan sesuai amanah dan jangan sampai terjadi masalah," katanya.
Dini menambahkan, MBG merupakan program untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




