Rabu, 25 November 2020 21:34

​Oknum Polisi yang Menghalangi Wartawan Ambil Gambar Saat Unjuk Rasa di Banyuwangi Meminta Maaf

Selasa, 27 Oktober 2020 15:55 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Teguh Prayitno
​Oknum Polisi yang Menghalangi Wartawan Ambil Gambar Saat Unjuk Rasa di Banyuwangi Meminta Maaf
Iptu Lp saat meminta maaf kepada CEO seblang.com, Erwin Yudianto didampingi Wimbo dan Ipda Nurmansyah. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Oknum polisi Polresta Banyuwangi yang menghalangi tugas jurnalistik dengan melarang Wimbo, seorang wartawan mengambil gambar saat aksi unjuk rasa jilid ketiga menolak Omnibus Law di Gedung DPRD Banyuwangi, akhirnya meminta maaf di Kantor Redaksi seblang.com, Selasa (27/10/2020).

Oknum polisi bernama Iptu Lp yang juga menjabat seorang kapolsek di wilayah hukum Polresta Banyuwangi itu meminta maaf atas kejadian tersebut. Iptu Lp menyampaikan permintaan maaf didampingi Kanit Pidana Khusus Ipda Nurmansyah dan ditemui langsung oleh CEO dan anggota redaksi seblang.com.

"Saya meminta maaf kepada Mas Wimbo, saya benar-benar tidak mengetahui, saya mohon maaf dari hati saya, dan semua redaksi saya mohon maaf. Semoga kita selalu bersinergi," ujar oknum polisi yang menjelang pensiun itu.

Permintaan maaf oknum tersebut juga mendapat permaafan dari Wimbo, rekan jurnalis yang mendapat perlakuan kurang baik dari oknum polisi.

"Ya Pak, saya maafkan meskipun saya juga sempat kecewa, apalagi sama oknum polisi yang memakai baju preman dan berseragam yang menutupi kamera saya," ujar Wimbo yang penampilannya mirip murid SLTA itu.

Sementara itu, CEO seblang.com, Erwin Yudianto, S.H., juga menerima permintaan maaf yang disampaikan secara langsung tersebut dan berharap polisi saling menghargai profesi saat berada di lapangan. Ia berharap polisi dibekali UU No. 40 tentang Pers, sehingga meminimalkan singgungan dengan wartawan saat di lapangan.

"Saya hormati niat baik Bapak, semoga ke depan kita selalu menghargai profesi masing-masing agar terjalin baik, saya juga berharap ke depan polisi juga lebih hati-hati ketika berada di lapangan dan peristiwa ini tidak terjadi pada wartawan lain," jelas Erwin.

Sementara itu, Senin (26/10/20) sore, seorang bintara dari Polsek Kota Banyuwangi yang juga ikut menghalangi Wimbo mengambil gambar juga minta maaf ke Kantor Redaksi seblang.com.

”Maaf beribu-ribu maaf, saya benar-benar tidak tahu jika Mas Wimbo seorang wartawan. Saya kira peserta unjuk rasa. Maafkan saya," kata bintara yang bertugas di unit reskrim itu. (guh/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...