Kamis, 03 Desember 2020 17:10

Pemuda Desa Kayen Kidul Sulap Sungai Menjadi Sebuah Tempat yang Menarik dan Instagramable

Sabtu, 14 November 2020 10:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Pemuda Desa Kayen Kidul Sulap Sungai Menjadi Sebuah Tempat yang Menarik dan Instagramable
Sungai Jegles di Desa Kayen Kidul kini berubah jadi sebuah tempat yang menarik dan instagramable. (foto: Kominfo)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Di sudut Desa Kayen Kidul, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, terdapat sebuah sungai kecil yang dulunya difungsikan untuk irigasi pertanian. Namun di tangan para pemuda desa, sungai tersebut kini disulap menjadi sebuah tempat yang menarik dan instagramable.

Hanya bermodalkan semangat dan tekad untuk memajukan perekonomian warga, para pemuda Desa Kayen Kidul bergotong royong membangun satu per satu tempat di pinggiran Sungai Jegles. Dengan menggunakan bambu yang didapat dari lokasi pula, pertama kali mereka membuat sebuah warung berukuran 4 meter persegi. Di warung ini tersedia berbagai makanan tradisional maupun kekinian yang harapannya dapat disukai oleh pengunjung.

Kemudian, sisa bambu dari pembuatan warung digunakan untuk membuat meja kursi. Uniknya, penataan tempat makan dan nongkrong ini berada di tengah aliran sungai yang arusnya tidak terlalu besar. Oleh para pemuda, lokasi ini diberi nama Kalje, yang merupakan kepanjangan dari Kali Jegles.

"Harapan kami nama itu lebih mudah dikenal, sehingga masyarakat akan merasa familiar dengan sebutan Kalje," kata Nunung Tri Hanurani, pendamping Kalje.

Tanpa disangka-sangka, datang pengunjung dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri yang penasaran dengan tempat ini. Bahkan warga dari luar Kabupaten Kediri ini pun datang ke Kalje, seperti Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Jombang.

Lebih lanjut Nunung mengungkapkan, ide dan inisiatif pembangunan Kalje murni dari pemuda lingkungan setempat, tanpa ada campur tangan dari masyarakat luar. Sehingga penataan maupun isi dari lokasi wisata mempunyai ciri khas yang asri, tenang dan nyaman karena berada di tengah desa.

"Saya hanya memberikan masukan jika dimintai tolong oleh para pemuda, selebihnya saya lebih banyak melihat mereka berkarya," terang Nunung.

Ide kreatif pemuda lingkungan Kalje terus berkembang. Untuk lebih memperindah lokasi, mereka membuat beberapa spot yang dapat digunakan untuk berswafoto. Di antaranya gazebo yang diletakkan di tengah sungai, ayunan bambu yang berada di sungai maupun di pinggir sungai, serta beberapa hiasan dari bambu.

Sementara itu Nanik, pengunjung dari Desa Peh Wetan Kecamatan Papar mengaku terkejut mengetahui lokasi ini bisa dibuat tempat untuk bersantai dan menikmati alam desa.

"Saya sebelumnya tidak mengira jika di aliran sungai Jegles dapat dibentuk tempat yang menarik seperti ini. Selain lokasi yang tenang, banyak tersedia menu-menu tradisional sehingga harganya juga sangat terjangkau," ucap Nanik. (adv/kominfo)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...