Kamis, 03 Desember 2020 18:09

​Beri Respons Soal SK, Persik Kediri Minta PSSI Benar-benar Perhatikan Klub

Rabu, 18 November 2020 19:49 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Beri Respons Soal SK, Persik Kediri Minta PSSI Benar-benar Perhatikan Klub

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Persik Kediri merespons Surat Keputusan (SK) PSSI yang diterima klub, Senin (16/11) lalu. Manajemen klub berjuluk Macan Putih ini meminta federasi memerhatikan klub yang akan berlaga di kompetisi Liga 1. 

Pasalnya, dalam surat bernomor SKEP/69/XI/2020 tersebut, PSSI belum memberikan jaminan apapun berkaitan kompetisi tahun depan.

Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengapresiasi SK yang diterbitkan PSSI. Hanya saja menurutnya, masih ada kekurangan di beberapa poinnya. Salah satunya terlambatnya SK tersebut diterbitkan.

"Semestinya SK diterbitkan lebih awal karena mengatur gaji Oktober. Sementara, kami baru menerima SK di pertengahan bulan ini," kata Hakim, Rabu (18/11).

Namun, lanjut Hakim, pada prinsipnya klub tetap mengikuti SK dari federasi. Hakim hanya mengingatkan agar otoritas tertinggi sepak bola Indonesia itu benar-benar memikirkan klub Liga 1.

"Jangan sampai ada kekosongan hukum dalam mengatur hubungan klub dengan pemain, pelatih, dan ofisial. Kami butuh di-back up PSSI dengan regulasi yang lebih tegas," tandasnya.

Hakim mengatakan, Persik memang sebuah klub profesional di bawah naungan perusahaan swasta. Akan tetapi, setiap kebijakan klub mengacu pada keputusan PSSI. Karena itulah, aturan yang diturunkan kepada klub harus memerhatikan kepentingan klub dan stakeholder sepak bola.

Apalagi sampai sekarang, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum memberikan kepastian jadwal Liga 1. Meskipun kompetisi sudah ditetapkan dimulai Februari 2021, tetapi klub membutuhkan kepastian dan jaminan.

"Jangan sampai kejadian penundaan kompetisi Oktober lalu terulang kembali. Sebab, jika tidak ada kepastian yang jelas, klub bukan hanya rugi tetapi semua klub Liga 1 bisa bangkrut," pungkas Hakim yang juga anggota DPR RI itu. (uji/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...