Kamis, 13 Mei 2021 10:58

​Rektor UTM Bangkalan Minta Mahasiswa Satu Suara Deklarasikan Provinsi Madura

Kamis, 19 November 2020 16:30 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
​Rektor UTM Bangkalan Minta Mahasiswa Satu Suara Deklarasikan Provinsi Madura
Dr. Moh. Syarif, Rektor UTM.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Moh. Syarif meminta mahasiswa kompak mendeklarasikan Madura menjadi satu wilayah klaster, yaitu Provinsi Madura.

Kata Moh. Syarif, percepatan pembangunan Madura akan sulit diwujudkan jika tidak jadi satu klaster. Karena itu, ia meminta masyarakat beserta mahasiswa satu suara.

"Mahasiswa Madura harus bersuara untuk menyampaikan aspirasi kepeda pemerintah terkait terbentuknya Provinsi Madura," jelasnya kepada media pekan lalu.

Moh. Syarif sebagai Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi (PT) se-Madura memaparkan bahwa para pimpinan PT sudah berkomitmen mendukung penuh Provinsi Madura. "Oleh sebab itu, mahasiswa harus mendorong bahkan dapat mendeklarasikan Pulau Madura menjadi provinsi," paparnya di hadapan Mahasiswa Teknik UTM.

BACA JUGA : 

Bassra Bisa Jadi Daya Ungkit Percepatan Pembangunan Madura

Pencurian di Lingkungan UTM Marak Lagi, Mahasiswa Demo Minta Polres Bangkalan Bentuk Tim Khusus

Selama Penyekatan Mudik, Hanya Warga dari 3 Kota ini yang Boleh Masuk Madura

Hari Bumi, Mahasiswa dan PKSM Pamekasan Bagikan Takjil dan Bibit Pohon

"Madura memiliki potensi luar biasa, menjadi tugas kita bersama dapat dimanfaatkan secara maksimal agar pembangunan Madura berjalan," sambungnya.

Menurutnya, jika Madura tidak menjadi satu klaster wilayah provinsi, pembangunannya sulit berkembang. "Pembangunan Madura akan stagnan seperti sekarang," ucapnya.

"Madura harus jadi satu klaster untuk pengembangan wilayah terpadu, yaitu provinsi, demi kesejahteraan masyarakat Madura. Sebagaimana UTM mendedikasikan statutanya, kegiatan Tridarma adalah untuk kegiatan klaster Madura. Bagaimana kegiatan mahasiswa lebih fokus ke Madura dan tidak didapatkan di universitas yang lain," pungkasnya. (uzi/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...