Kholilurahman, Bupati Pamekasan saat memberi keterangan kepada awak media
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto membantah isu viral soal Pemkab Pamekasan konten kreator TikTok bernama Dullo Sampang.
Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya TikTok, dan diklaim sebagai undangan resmi dari bupati.
Klarifikasi disampaikan langsung oleh Kholilurrahman dan Sukriyanto pada Kamis (22/1/2026). Keduanya menegaskan tidak pernah mengundang Dullo Sampang dalam kapasitas apa pun.
“Kami Pemkab Pamekasan tidak pernah mengundang saudara Dullo Sampang ke Pamekasan,” tegas Bupati KH Kholilurrahman.
Ia mengaku sama sekali tidak mengenal sosok Dullo maupun latar belakang profesinya.
“Saya tidak kenal dan tidak tahu profesinya. Saya tidak tahu apakah Dullo itu artis, TikToker, atau konten kreator,” ujarnya.
Kholilurrahman juga menyayangkan maraknya informasi di media sosial yang berkembang tanpa dasar yang jelas dan berpotensi menyesatkan publik.
“Saya ingin Pamekasan tampil di alam nyata, bukan di alam media sosial. Sehingga keadaan di Pamekasan bisa benar-benar baik secara nyata,” ungkapnya.
Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto menyampaikan pernyataan serupa. Ia memastikan tidak pernah mengundang Dullo Sampang, baik secara pribadi maupun kedinasan.
“Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak pernah mengundang Dullo. Saya tidak pernah mengundang alek Dullo,” kata Sukriyanto.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan warganet atas beredarnya video yang memicu polemik.
“Mohon maaf kepada netizen yang sudah memposting video tersebut. Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak pernah mengundang alek Dullo,” ucapnya.
Kabar undangan tersebut diketahui beredar melalui sebuah video di TikTok, salah satunya diunggah akun K-cong Pamekasan.
Dalam keterangan video itu disebutkan bahwa Dullo Sampang diundang langsung oleh Bupati Pamekasan.
Video berdurasi 3 menit 21 detik tersebut menampilkan Dullo Sampang bersama dua pria yang mengaku warga Pamekasan serta seorang perempuan.
Salah satu pria dalam video tampak mengenakan pakaian menyerupai seragam pegawai pemerintah.
Dalam narasi video juga disebutkan bahwa Dullo Sampang tidak mengangkat telepon dari Bupati Pamekasan terkait undangan tersebut.
“Secara resmi Dullo Sampang diundang Bupati Pamekasan,” ujar tiga orang dalam video itu. (bel/dim/van)






