Minggu, 28 Februari 2021 01:31

​Pemasangan Pipa Limbah di Sungai Selorawan Pasuruan Diduga Belum Berizin

Senin, 30 November 2020 16:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
​Pemasangan Pipa Limbah di Sungai Selorawan Pasuruan Diduga Belum Berizin
Salah satu warga yang rumahnya dekat dengan Sungai Selorawan ini setiap harinya menghirup bau busuk limbah buangan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemasangan pipa limbah 5 perusahaan di Sungai Selorawan yang dibangun di wilayah Desa Wonokoyo dan Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, disinyalir belum mendapat izin dari Pemprov Jatim. Padahal, kegiatan pemasangan pipa sebesar 12 dim tersebut sudah berjalan sejak 1 bulan kemarin.

Dugaan itu dilontarkan oleh Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Arifin, S.Sos., saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com. Ia menjelaskan, bahwa pembangunan pipa transmisi itu bertujuan untuk mengalihkan limbah 5 perusahaan. Sebelumnya, limbah dari beberapa perusahaan tersebut dibuang ke Sungai Selorawan.

Dalam perjalanan, pembuangan limbah ke Sungai Selorawan tersebut mendapat penolakan dari warga Desa Gununggangsir dan desa-desa sekitar lainnya. Hal itu lantaran limbah yang mengalir ke sungai tersebut menimbulkan bau anyir. 

Untuk mengatasi gejolak warga tersebut, pihak DLH melakukan pertemuan dengan perusahaan terskait serta 4 desa terdampak. Dari hasil pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan dibangun pipa untuk mengalihkan pembuangan limbah dari 5 perusahaan ke Sungai Wrati.

“Pemasangan pipa tersebut menunculkan masalah baru. Tak hanya minim sosialisasi,  tapi diduga juga belum ada izin pemasangan pipa di sepanjang Sungai Selorawan lebih kurang 3 km. Kita mendesak kepada pihak DLH untuk segera menyelesaikan,“ tegasnya.

Politikus PDIP ini mengungkapkan, anggaran pembangunan pipa tersebut bukan dari anggaran DLH. Akan tetapi, bersumber dari hasil patungan dari 5 perusahaan hingga mencapai Rp 3 miliar lebih. Dana tersebut dipergunakan untuk perencanaan serta pembangunan fisik.

Arifin mengungkapkan, dirinya sudah menyarankan kepada pihak DLH untuk mengurus dokumen izin agar tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan.

Sementara Kepala DLH Heru Ferianto belum bisa dikonfirmasi terkait izin pemasangan pipa limbah dari 5 perusahaan yang ada di Wonokoyo. Saat dihubungi telepon selulernya, yang bersangkutan tidak menjawab. (bib/par/ian)         

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...