Minggu, 17 Januari 2021 01:01

​Pengepungan Rumah Ibunda Mahfud MD, Ulama Asal Madura Ingatkan Habib Tak Bebas Dosa

Rabu, 02 Desember 2020 12:08 WIB
Editor: MMA
​Pengepungan Rumah Ibunda Mahfud MD, Ulama Asal Madura Ingatkan Habib Tak Bebas Dosa
Dr. KH. Malik Madani. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dr. KH. Malik Madani, ulama asal Madura yang juga mantan Katib Aam PBNU menilai bahwa kedatangan sekelompok orang yang melampiaskan kebencian ke rumah Siti Khotijah, ibunda Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Madura, Selasa (1/12/2020) lalu merupakan fenomena baru bagi orang Madura. Sebab, kata Kiai Malik Madani, selama ini orang Madura menjunjung tinggi nilai luhur untuk tidak melawan pemerintah yang sah.

“Dalam budaya luhur Madura, ada 3 (tiga) pihak yang tidak boleh dilawan,” tegas Kiai Malik Madani, Rabu (2/12/2020).

Pertama, adalah kedua orang tua. Kedua, guru atau kiai. Ketiga, pemerintah. “Tapi kali ini nilai luhur itu dilanggar,” kata Kiai Malik Madani.

Kenapa? “Karena begitu kuatnya provokasi ajaran tentang cinta dan penghormatan kepada habaib yang melampaui batas, alias kebablasan. Seakan-akan mereka ma'shum (bebas dari dosa dan kesalahan). Padahal dalam ajaran Islam yang benar, hanya Rasulullah SAW yang ma'shum. Anak keturunannya tidaklah ma'shum,” kata ulama asal Kwanyar Bangkalan Madura yang sehari-harinya mengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Menurut dia, sangat tepat apa yang diungkapkan Al-Imam Hujjatul-Islam Abu Hamid Al-Ghazali: kullu maa jaawaza haddahu 'aada ilaa dliddihi. “Artinya, segala sesuatu yang melampaui batas yang seharusnya, akan kembali kepada kebalikannya. Cinta kepada habaib secara proporsional akan membawa dampak produktif. Tetapi manakala cinta itu sudah di luar batas yang seharusnya, ia akan menjadi kontra produktif, bahkan cenderung destruktif,” katanya.

Kiai yang alim kitab kuning ini berdoa, “Semoga Allah SWT menyadarkan tan-taretan Madhureh (saudara-saudara Madurakhususnya dan umat Islam Indonesia pada umumnya untuk kembali kepada ajaran Allah dan Rasul-Nya yang penuh rahmat dan kasih sayang!,” (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 11 Januari 2021 16:42 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Kerusuhan politik yang dilakukan pendukung fanatik Presiden Donald Trump menelan banyak korban jiwa. Setidaknya, empat pendukung Trump dan dua polisi dikabarkan meninggal dunia terkait aksi demo anarkis di Gedung Cap...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...