Minggu, 07 Maret 2021 08:54

​Dua Pelaku Jambret Spesialis Emak-Emak Ditembak Polisi

Jumat, 04 Desember 2020 12:35 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Aan Amrullah
​Dua Pelaku Jambret Spesialis Emak-Emak Ditembak Polisi
Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat pers rilis penangkapan penjambret spesialis emak-emak.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dua pelaku penjambretan yang berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, ternyata sasaran korbannya adalah emak-emak.

Kedua pelaku yakni, Teguh Musirawanto (45), asal Jl. KH. Mimbar Gang V Desa/Kecamatan Jombang dan Prajoko Unggul Yudo Cahyono (47), asal Dusun Pulo Kulon, Desa Pulolor, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, penangkapan kedua pelaku bermula setelah mereka kedapatan menjambret uang Rp 180 juta milik YS (41), seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Jombang, saat berada di Dusun Sawahan, Desa/Kecamatan Jombang, pada Rabu (02/12) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin.

“Anggota kami berhasil menangkap kedua pelaku setelah adanya laporan dari korban. Saat itu korban akan menyetorkan uangnya ke bank, kemudian dihadang dan tas yang berisi uang 180 juta dirampas oleh kedua pelaku,” ujarnya saat pres rilis di Mapolres Jombang, Jumat (04/12).

Saat penangkapan, lanjut Kapolres, uang hasil kejahatannya masih utuh, namun sudah dalam posisi dibagi dua masing-masing pelaku dapat 90 jutaan. Rencananya buat kebutuhan sehari-hari.

“Saat pelaku ditangkap kami juga berhasil mengamankan uang hasil kejahatannya, namun sudah dalam kondisi terbagi dua, masing-masing dapat bagian 90 jutaan. Meraka juga berusaha melawan petugas saat ditangkap, terpaksa anggota kami menembak kaki kedua pelaku,” tegasnya.

Dari pengakuan tersangka, mereka sudah menjalankan aksi kejahatannya sebanyak 12 kali dengan sasaran rata-rata wanita yang mengendarai sepeda motor. Kedua pelaku ini juga merupakan residivis dengan kasus yang sama.

“Kedua tersangka ini sudah beraksi 12 kali dengan TKP berbeda, namun kami akan kembangkan lagi. Rata-rata korbannya adalah para wanita yang lengah saat mengendarai sepeda motor. Mereka juga sudah pernah masuk penjara dua kali dengan kasus yang sama,” terang Kapolres.

“Rata-rata mereka mengincar perhiasan berupa kalung yang dipakai korbannya. Baru kali ini mereka menjambret tas berisi uang,” bebernya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku beserta barang bukti hasil kejahatan berupa uang 180 juta, satu sepeda motor Honda Vario yang digunakan pelaku sebagai sarana serta dua buah ponsel diamankan di Mapolres Jombang.

“Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Kapolres. (aan/ns)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...